Selamat HUT LintasAtjeh.com Yang Ke - 3 , Semoga Tetap Berintegritas dan Selalu Terdepan. By : Wilson Lalengke (Ketua DPN PPWI), Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng (Ketua DPD PPWI Aceh), M. Effendi, SE (Pimred Beritalima.com), Adin (Pimred Indonesiamediacenter.com), Mukhtaruddin Pakeh, SE (Pimred Bongkarnews.com), Ihsan Yusnadi, S.Kom (Pimred Acehselatan.com), Zahrul, SH (Pimred Atjehlink.com), Said Zahirsyah (Pimred Atjehupdate.com), Edi Safaruddin, SH (Pimred Globalaceh.com), Agus Salim (Pimred Radaraceh.com), Umar Effendy (Pimred Atjehnet.com), Syaiful Anshori, A. Md, Kom (Pimred Koinrakyat.com), Irsye (Wartawan Kabarpapua.com), Anwar Risyen (Ketua DPC PPWI Aceh Utara), Eka Sahputra, SE (Ketua DPC PPWI Langsa), dr. Zulfikry, MKES (Ketua DPC PPWI Aceh Timur), Masridha, ST (Ketua DPC PPWI Aceh Selatan), Rahmat Hidayat (PPWI Aceh Barat), Yenni Muezza (PPWI Jakarta), Muzer (Wartawan Prosekutor), Azhar (Pimred Statusaceh.net, BAPANASNews), Cahyo Nugroho (DPC PPWI Tegal), Johan Yaas (Dewan Penasehat DPC PPWI Sarmi, Ketua Dewan Adat Sarmi), Max F. Werinnussa, SH (Ketua DPC PPWI Sarmi), Dara Ayuwi (PPWI Aceh), Ainuddin Chalik (CEO-Founder Keluargapedia.com), Zaki Fansurya (PPWI Padang), Sayed Zainal, M.SH (Direktur Eksekutif LembAHtari), Nasruddin (Ketua FPRM Aceh), Mustafa Kamal (Ketua LSM GEMPUR), Bambang Herman, SH (Ketua DPW PAKAR Aceh Tamiang),Sayed Mahdi, M.Si, MMA (Pimpinan Umum TamiangNews), Roby G Sinaga (Ka Biro SKN Bidik Kasus Langsa-Aceh Timur), Rafiq (Ketua LSM PANGLIMA),Sufainy Syekhy (Ketua Acheness Australia Association), Jermia Budi Susetya (PPWI Semarang), MarsonoRh (KompasTV Engineering) Denni France (PPWI Pekanbaru), Nova Indra (PPWI Padang Panjang), Dliyauddin (Pimred Kalimantanpers.com), Dedy Djumhana (Pimred Pantauterkini.com), Abdullah Matyah (Ketua LSM LCO).

Austria Akan Wajibkan Semua Alquran Berbahasa Jerman

AUSTRIA - Pemerintah Austria sedang menyusun beleid untuk mengubah undang-undang soal islam telah berusia 102 tahun. Langkah ini buat mengantisipasi pengaruh ekstremisme.


Rancangan akta itu bakal melarang organisasi muslim didanai asing. Semua Alquran di Austria juga mesti seragam diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman, seperti dilansir stasiun televisi Russia Today, Jumat (3/10).


Rencana perubahan atas undang-undang itu mendapat kritikan keras dari kalangan muslim. Padahal selama ini kedudukan Islam di Austria sejajar dengan Katolik, Lutheran, Yudaisme, dan Buddha.


Menteri Urusan Kewarganegaraan Josef Mayer mengatakan aturan baru itu disusun sangat berhati-hati berdasarkan hasil diskusi dengan komunitas muslim di Austria. Menurut dia, banyak perubahan perlu dilakukan sejak undang-undang itu berlaku pada 1912.


"Jika Anda tidak memiliki aturan hukum merawat...bisa berbahaya. Dalam konteks beleid baru ini, jika Anda suka ini mungkin bisa menjadi bagian dari pencegahan," kata Menteri Luar negeri dan Integrasi Austria Sebastian Kurz seperti dikutip kantor berita Reuters.


Proses amandemen ini berlangsung di tengah munculnya pelbagai laporan menyebut 140 warga Austria ikut bertempur bersama kelompok militan di Irak dan Suriah. Badan kontra terorisme Austria Agustus lalu memperingatkan negara itu menjadi tempat transit para jihadis Eropa sebelum terbang ke Suriah.


Berdasarkan beleid baru ini, 65 imam dipekerjakan pemerintah Turki bakal dilarang berceramah. Angka ini seperlima dari jumlah seluruh imam di Austria. (merdeka/Reuter)

Baca Juga



close
Banner iklan disini