LembAHtari: Plt Bupati Aceh Tamiang Jangan Takut Intervensi 'Gagalkan' Mutasi

ACEH TAMIANG - Pasca pelantikan dan pengukuhan 50 pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang oleh Plt Bupati Aceh Tamiang, Drs. HM Ali Alfata, MM, pada 25 Januari 2017 kemarin, muncul protes dari salah satu LSM bahwa pelantikan tersebut diduga kuat menyalahi aturan dan terindikasi melanggar hukum.

Bahkan, saat ini beredar isu bahwa Bupati Aceh Tamiang (non akif) H. Hamdan Sati, ST, telah melayangkan somasi ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan kabarnya somasi tersebut diantar langsung oleh mantan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) beserta mantan Kabag Umum yang pernah dilengserkan oleh Hamdan Sati.

Direktur Eksekutif LembAHtari, Sayed Zainal M, SH, kepada LintasAtjeh.com, Selasa (07/02/2017), mengatakan bahwa munculnya protes dan beredarnya isu somasi atas pelantikan dan pengukuhan pejabat di lingkungan Pemkab Aceh Tamiang, diduga sengaja dihembuskan oleh sejumlah oknum yang berusaha menyingkirkan enam pejabat yang ditugaskan pada urusan lelang proyek.

Oleh karenanya, atas nama Direktur Eksekutif LembAHtari, Sayed Zainal M, SH, mengingatkan kepada Plt Bupati Aceh Tamiang, Drs. HM Ali Alfata, MM, agar tidak takut terhadap intervensi pihak-pihak yang berusaha menyingkirkan enam pejabat yang ditugaskan pada urusan lelang proyek di Pemkab Aceh Tamiang.

Menurut Sayed Zainal, intervensi tersebut erat kaitannya dengan lelang proyek kedepan (tahun anggaran 2017) yang hendak digiring agar memenangkan pihak-pihak yang sudah memiliki deal-deal sebelumnya.

Dia juga menuturkan, upaya pembangkangan oleh PNS terhadap Plt Bupati Aceh Tamiang sudah pada tahap mengganggu kinerja pemerintah, dan ini adalah bukti bahwa PNS di Pemkab Aceh Tamiang tidak bersikap netral dalam Pilkada 2017 karena mereka mendukung calon petahana, Hamdan Sati.

"Sebagai salah satu lembaga sipil yang menolak segala aksi pembodohan di Bumi Muda Sedia, LembAHtari berharap kepada Plt Bupati Aceh Tamiang agar segera melantik pejabat STOK yang belum terisi, agar roda pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang dapat berjalan baik," demikian ungkap Sayed Zainal M, SH.[Zf]

Baca Juga