Pembalap Sari Ramadona 'Idola Enduro' Sirkuit Kuta Malaka 

ACEH BESAR - Sari Ramadona menjadi bintang idola enduro di Sirkuit Kuta Malaka, setelah menjuarai tiga kelas yang diikuti dalam kompetisi enduro Bupati Aceh Besar Cup II, yang berakhir Minggu (16/04/2017) kemarin.

Pembalap asal Sumatera Utara yang memperkuat klub Betac Aceh ini tidak hanya menjuarai tiga kelas yakni sport open, enduro campuran dan enduro 230cc - 450cc. Tapi begitu tangkas dan cemerlang dalam menyusuri lintasan disertai jumping-jumping yang menawan, sehingga mendapat aplaus dari para penonton.

Sari Ramadona juga terlalu tangguh bagi pesaing-pesaingnya di tiga kelas tersebut. Ia begitu jauh meninggalkan lawan di lintasan untuk menjadi juara di sport open, enduro campuran dan enduro 230cc -450cc.

Juara kejuaraan daerah (Kejurda) Sumatera Utara ini melalap sempurna lintasan sirkuit Kuta Malaka di kelas enduro 230cc-450cc yang merupakan kelas bergengsi dan terbilang berat dalam even yang berlabel Iskandar Muda Trail Adventure (IMTA) Enduro Competition Bupati Aceh Besar Cup II dalam rangka memperingati hari jadi Kota Jantho, Ibukota Kabupaten Aceh Besar ke-33 ini.

Bahkan di enduro 230cc-450cc yang menjadi puncak even balapan ekstrim ini, Sari Ramadona menunjukkan kelasnya sebagai bintang di sirkuit Kuta Malaka yang di desain standar international ini, dengan melakukan jumping-jumping tinggi dan sulit. Memaksimalkan kecepatan di tikungan maupun tanjakan, sehingga menarik bagi para penonton. Di enduro ini ia juga meninggalkan jauh lawan-lawannya.  

Sementara itu, di kelas Bebek Open, juara I-V, Fredika (IMTA Aceh), Aldi (Tangse Motor, Pidie), Marandi Setyadi (Malaka Motor Sport Bagau Rancing, Banda Aceh), Yassir (Triple Three MX, Banda Aceh) dan Mukhtarullah (Radja Motor Racing Team, Aceh Besar). Sport Open peringkat I-V yaitu Sari Ramadona (Betac, Aceh), Herianto (Betac, Aceh), Muliadi (Andi Kirana MX Team, Banda Aceh), Roy Martin (RRC,Aceh Besar), Rendra Dharviansyah (ATS Saree, Aceh Besar).

Enduro Campuran  juara I-V yakni Sari Ramadona (Betac, Aceh), Marandi Setyadi (Malaka Motor Sport Bagau Rancing, Banda Aceh), Fredika (IMTA Aceh), Kafbawi (Bekangdam), Herianto (Betac, Aceh). Enduro sampai dengan 200cc Open juara I-V yaitu Marandi Setyadi (Malaka Motor Sport Bagau Rancing, Banda Aceh), Chairil (Triple Three MX, Banda Aceh), Afis (RJS Motorsport, Banda Aceh), Herianto (Betac, Aceh) dan Eko Ak (Cahroad, Banda Aceh).

Enduro 230cc-450cc, juara I-V diraih Sari Ramadona (Betac, Aceh), Herianto (Betac, Aceh), Rizqi Osta (M25 Motorsport, Aceh Barat), Afis (M25 Motorsport, Banda Aceh) dan Nabawie (SuryanationArie Motorsport, Banda Aceh). Sementara di kelas Executif Enduro 200cc kategori usia 40 tahun ke atas, juara I-V diperoleh Moersalin (IMTA, Aceh), Ahmad Kempung (Cahroad, Banda Aceh), Fauzi Amiki (DMC, Banda Aceh), M. Syuhada ( Betac, Aceh) dan Obonk (IMTA, Aceh).

Kelas Executif Enduro 230cc 450cc juara I-V diaraih M. Syuhada (Betac, Aceh), Ardiansyah (Cahroad, Banda Aceh), Moersalin (IMTA Aceh), Ahmad Kempung (Cahroad) dan Denny Salim (IMTA Aceh). Kelas Legendaris usia Open 50 tahun ke atas diraih Fauzi Amiki (DMC, Banda Aceh), Suprianto (Aroel Motor Rancing Team, Aceh Besar), M. Agusnandi (Betac Aceh), Pendi (IMTA Aceh) dan Cek Mad (MRT).

Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah turut menyerahkan hadiah Rp.100 juta dan plakat kepada pemenang sesuai peringkat di kelas  Enduro 230cc-450cc. Kejuaraaan enduro ini memperebutkan hadiah total dan berbagai hadiah doorprize kepada peserta, diikuti 125 pembalap. Bupati mengatakan kompetisi motor trail enduro ini bermanfaat untuk membina dan mencari crosser terbaik, sehingga mampu mengharumkan nama daerah.[DW]

Baca Juga