Aceh di Mata Kontingen Penas Asal Papua

BANDA ACEH -  Tim peserta Penas KTNA Ke XV dari Papua Barat, Demmy merasa sangat senang bisa berada ditengah-tengah masyarakat Aceh.

Demmy mengatakan Aceh tidak seperti yang saya bayangkan dengan kawan-kawan di Papua. Menurutnya, Aceh berbeda jauh dengan apa yang dibicarakan di Papua, hari ini kami melihat orang Aceh sangat cinta damai dan nyaman.

"Kami merasakannya saat tinggal langsung di rumah masyarakat dan tidak menganggap kami orang asing. Kami dianggap saudaranya," kata Demmy kepada LintasAtjeh.com, Selasa (09/05/2017).

Demmy juga sangat berterimakasih kepada pihak keamanan, terutama kepada Kombes Pol T. Saladin, SH, selaku Kapolres Banda Aceh.

"Saya baru pertama kalinya memegang tongkat komando dan ini adalah sejarah bagi saya bisa memegang tongkat komando,” kata Demmy.

Demmy juga sangat berterimakasih kepada Pemerintah Aceh terutama kepada masyarakat diluar Aceh tidak perlu ragu dan merasa takut untuk datang ke Aceh.

"Masyarakat Aceh sangat ramah dan selalu bertegur sapa. Saya sering diajak foto bersama dengan warga Aceh dan mereka mengatakan Kakak kita bersaudara,” tutup Demmy.

Sementara itu, Kombes Pol T. Saladin saat diwawancara mengatakan ia juga merasa terharu atas pengakuan salah seorang peserta Penas KTNA asal Papua ini.

Saudara kita Demmy peserta kontingen Penas XV asal Papua ini. Mereka sangat berbaur dengan masyarakat Aceh, tadi mengatakan dengan secara spontanitas dia mengucapkan terimakasih kepada saya dan juga Pemerintah Aceh.

T. Saladin juga menambahkan, sampai hari ini animo masyarakat untuk mengunjungi dan melihat, Penas KTNA dan berkomunikasi dengan peserta Penas KTNA sangat tinggi.

"Ini bukti nyata di Aceh, sudah damai, aman dan nyaman, ini dapat menjawab keraguan dan prediksi dari luar tentang Aceh," kata Saladin.

"Jadi masyarakat harus yakin serta nantinya dapat menginformasikan kepada daerah mereka masing-masing. Tidak perlu lagi percaya terhadap penilaian tentang Aceh selama ini," tutur Saladin.[DW]

Baca Juga