Adhyaksa Dault: Rasulullah Tidak Pernah Meminta Kita Mendirikan Negara Islam

JAKARTA - Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault mengucapkan belasungkawa untuk para korban bom di Kampung Melayu pada Rabu (25/5/2017) malam. Ia pun mengutuk keras peristiwa keji ini dan meminta masyarakat untuk tidak takut.

"Saya menyampakan rasa duka sedalam-dalamnya, hal yang sama juga bisa terjadi kepada keluarga saya dan kita semua. Namun, kita tidak boleh takut beraktifitas, percayakan semuanya kepada Kepolisian dan TNI," ujar Adhyaksa Dault di Kalibata, Jakarta, Sabtu (27/05/2017).

Disinggung mengenai pengakuan ISIS sebagai pelaku bom Kampung Melayu, Adhyaksa mengatakan jika benar pengakuan itu, maka saya katakan ISIS itu tidak mewakili Islam, terorisme tidak sesuai dengan semua agama di dunia.

"Rasulullah SAW tidak pernah meminta kita mendirikan negara Islam. NKRI dan Pancasila sudah final," jelas pria yang sudah mendaki puluhan gunung ini.

Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan klaim ISIS itu bisa saja benar jika dilihat dari modusnya. Ada dugaan kuat bahwa pelaku teror bom itu terafiliasi dengan ISIS.

Untuk informasi, bom Kampung Melayu telah menewaskan lima orang. Tiga orang anggota Polisi dan dua orang diduga kuat adalah pelaku. Selain itu, 10 orang diantaranya mengalami luka-luka.[Rls]

Baca Juga