Bocor Usus, Warga Subulussalam Butuh Uluran Bantuan

SUBULUSSALAM - Darma Kenangan Simamora, begitulah nama lengkap pria berusia 48 tahun, warga Kampung Penanggalan Timur, Kota Subulussalam, Aceh. Kondisi kesehatan lelaki paruh baya, suami Herlina (33), semakin memburuk dan badannya kurus pasca menjalani operasi usus buntu yang dideritanya pada tanggal 13 Januari 2017 lalu.

“Iya bapak semakin buruk kondisinya karena habis operasi usus buntu, ada yang bocor ususnya. Jadi (maaf) sampai keluar nanah dan kotorannya,” demikian disampaikan Herlina saat dihubungi LintasAtjeh.com, Selasa (02/05/2017), melalui sambungan telepon genggamnya.

Kata dia, habis ada kebocoran tidak sanggup lagi untuk membawa berobat meskipun biaya pengobatannya gratis tapi untuk uang makan dan lain-lain tidak sanggup.

“Pernah kami sekali berobat ke Medan, biaya berobat gratis tapi kami bawa uang 2 juta habis hanya untuk makan. Apalagi kondisi kami susah, dengan 5 orang anak,” keluh Herlina.

Rencananya, menurut Herlina, suaminya akan menjalani operasi lagi karena ada kebocoran usus pasca operasi dulu.

“Sekarang sudah ada di RSUZA Banda Aceh, kemarin Sabtu diantar Ambulance dari Puskesmas Subulussalam. Ini masih menunggu keterangan dokter untuk operasinya,” terangnya dengan nada parau.

Herlina juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kota Subulussalam dan Pemerintah Aceh agar dibantu pengobatan suaminya hingga sembuh.

“Saya berharap dibantu pak, kondisi kami memang tidak punya,” demikian harapnya.

Saat ditanyakan LintasAtjeh.com, mungkin ada nomor rekening Bank yang bisa disampaikan apabila ada dermawan yang akan memberikan bantuan, Herlina menjawab tidak mengingatnya.

“Ada, tapi tertinggal di rumah. Tidak ingat nomornya,” demikian jawabnya.

LintasAtjeh.com kemudian menyampaikan kepada Ibu Herlina, apabila ada pembaca dan dermawan yang ingin membantu kepada beliau, silahkan menghubungi langsung ke nomor HP. 0858 3633 0847.[Red]

Baca Juga