Dinas Terkait Tutup Mata, Pedagang Musiman Macetkan Jalan H. Ilyas

ABDYA - Munculnya pedagang musiman semakin memperparah sempitnya Jalan Pasar Kota Blangpidie. Hal ini dipicu oleh tidak tegasnya aparat dinas terkait untuk mengatur dan menertibkan para pedagang yang berjualan hampir menutupi semua badan Jalan H. Ilyas tersebut.

Jalan lingkar menuju pusat Pasar tradisonal Blangpidie tersebut dipenuhi oleh para pedagang semangka dan pedagang makanan lainnya. Atas sikap pedagang yang semena-mena mendirikan tenda di sepanjang median Jalan H. Ilyas itu mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar jalan pasar macet.

Pantauan LintasAtjeh.com, Selasa (30/05/2017), lokasi di seputar Pasar Tradisional Kota Blangpidie, tidak terlihat sama sekali petugas dari dinas terkait untuk mengatur ketertiban. Baik itu untuk pengguna jalan maupun pedagang dadakan yang berjualan di sembarang tempat.

“Kami sangat kecewa atas sikap dinas terkait yang tidak mau peduli dengan ketertiban pasar yang semakin hari semakin sempraut tanpa ada aturan jelas," sebut Syamsuar salah seorang warga Setia kepada LintasAtjeh.com.

Menurutnya, dinas terkait hanya berkoar-koar di belakang saja seolah-seolah kinerja yang dilakukan sudah benar adanya. Toh buktinya hingga saat ini Pasar Tradisional Kota Blangpidie belum juga melakukan penertiban. Nyatanya pasar Inpres lantai dua sampai saat ini belum juga ditempati pedagang.

Seperti yang telah diberitakan LintasAtjeh.com beberapa waktu lalu, untuk menertibkan Pasar Tradisional Kota Blangpidie membutuhkan dana. Untuk itu,  kepala dinas terkait Nazli, S.Sos, tidak bergerak maksimal alias menutup mata atas apa yang terjadi.

Sementara itu, para pedagang dadakan yang memadati sepanjang Jalan H. Ilyas Kota Blangpidie mengakui hanya memperoleh izin mendirikan tenda dari pemilik toko saja tanpa memikirkan ketertiban umum karena sudah mendirikan tenda di badan jalan.

“Kita hanya meminta izin kepada pemilik toko, karena kita mendirikan tenda jualan  persis di depan toko walaupun itu sudah di badan jalan," sebut pedagang semangka Syamsuddin (65), warga Desa Kuta Tinggi Kecamatan Blangpidie kepada LintasAtjeh.com.[Red]

Baca Juga