Selamat HUT LintasAtjeh.com Yang Ke - 3 , Semoga Tetap Berintegritas dan Selalu Terdepan. By : Wilson Lalengke (Ketua DPN PPWI), Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng (Ketua DPD PPWI Aceh), M. Effendi, SE (Pimred Beritalima.com), Adin (Pimred Indonesiamediacenter.com), Mukhtaruddin Pakeh, SE (Pimred Bongkarnews.com), Ihsan Yusnadi, S.Kom (Pimred Acehselatan.com), Zahrul, SH (Pimred Atjehlink.com), Said Zahirsyah (Pimred Atjehupdate.com), Edi Safaruddin, SH (Pimred Globalaceh.com), Agus Salim (Pimred Radaraceh.com), Umar Effendy (Pimred Atjehnet.com), Syaiful Anshori, A. Md, Kom (Pimred Koinrakyat.com), Irsye (Wartawan Kabarpapua.com), Anwar Risyen (Ketua DPC PPWI Aceh Utara), Eka Sahputra, SE (Ketua DPC PPWI Langsa), dr. Zulfikry, MKES (Ketua DPC PPWI Aceh Timur), Masridha, ST (Ketua DPC PPWI Aceh Selatan), Rahmat Hidayat (PPWI Aceh Barat), Yenni Muezza (PPWI Jakarta), Muzer (Wartawan Prosekutor), Azhar (Pimred Statusaceh.net, BAPANASNews), Cahyo Nugroho (DPC PPWI Tegal), Johan Yaas (Dewan Penasehat DPC PPWI Sarmi, Ketua Dewan Adat Sarmi), Max F. Werinnussa, SH (Ketua DPC PPWI Sarmi), Dara Ayuwi (PPWI Aceh), Ainuddin Chalik (CEO-Founder Keluargapedia.com), Zaki Fansurya (PPWI Padang), Sayed Zainal, M.SH (Direktur Eksekutif LembAHtari), Nasruddin (Ketua FPRM Aceh), Mustafa Kamal (Ketua LSM GEMPUR), Bambang Herman, SH (Ketua DPW PAKAR Aceh Tamiang),Sayed Mahdi, M.Si, MMA (Pimpinan Umum TamiangNews), Roby G Sinaga (Ka Biro SKN Bidik Kasus Langsa-Aceh Timur), Rafiq (Ketua LSM PANGLIMA),Sufainy Syekhy (Ketua Acheness Australia Association), Jermia Budi Susetya (PPWI Semarang), MarsonoRh (KompasTV Engineering) Denni France (PPWI Pekanbaru), Nova Indra (PPWI Padang Panjang), Dliyauddin (Pimred Kalimantanpers.com), Dedy Djumhana (Pimred Pantauterkini.com), Abdullah Matyah (Ketua LSM LCO) .

GEMPUR: Oknum Datok 'Korup' Dana ADD Wajib Dipenjarakan!


ACEH TAMIANG - LSM Gerakan Meusafat Peduli Untuk Rakyat (GEMPUR) memberikan apresiasi dan turut mendukung aksi unjuk rasa yang digelar rasa oleh warga dari sebelas desa di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, dengan tujuan menuntut 'transparansi' pengelolaan dana ADD di desa mereka masing-masing, pada Selasa (09/05/2017) kemarin.

Pasalnya, niat baik dari pemerintah yang telah menggelontorkan dana hampir mencapai satu miliar perdesa melalui program Alokasi Dana Desa (ADD) terindikasi dijadikan ajang korupsi oleh sebagian besar oknum pemerintahan desa yang diduga kuat turut melibatkan para oknum datok penghulu, baik di Kecamatan Manyak Payed khususnya, maupun di Kabupaten Aceh Tamiang secara keseluruhan.

Demikian ungkap Ketua LSM Gerakan Meusafat Peduli Untuk Rakyat (GEMPUR), Mustafa Kamal kepada Lintas Atjeh.com, melalui telepon selulernya, Minggu (14/05/2017).

Mustafa Kamal menyampaikan harapannya agar penegak hukum, khususnya Kejaksaan dan Kepolisian agar sungguh-sungguh memberantas para oknum yang terbukti melakukan penyelewengan dana ADD. Penjarakan dan jangan beri ampun setiap oknum datok penghulu yang terbukti 'mengkorup' dana ADD

Menurut Mustafa Kamal, modus yang dilakukan oleh oknum pemerintah desa dan oknum datok penghulu dalam upaya 'mengemplang' dana ADD, mulai dari upaya mark up harga hingga proses pembangunan yang tidak sesuai draf, serta pembangunan yang tak selesai.

"Kita harus sepakat bahwa setiap warga negara yang melawan hukum dan melakukan perbuatan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara wajib dijerat dengan Undang-Undang Nomor: 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001," pungkas Ketua LSM GEMPUR, Mustafa Kamal.[Zf]

Baca Juga



close
Banner iklan disini