Kasrem Teuku Umar Buka Gladi Posko Kodim Aceh Selatan

ACEH SELATAN - Kepala Staf Korem 012/Teuku Umar Letkol Inf Yudiono membuka latihan Gladi Posko I Kodim 0107/Aceh Selatan Wira Bhakti-II tahun 2017, bertempat di Aula Makodim 0107/Aceh Selatan, Tapaktuan, Senin (22/05/2017).

Latihan Gladi Posko yang digelar selama tiga mengusung tema "Kodim 0107/Aceh Selatan Melaksanakan Operasi Perbantuan Kepada Pemerintah Daerah Di Wilayah Tanggung Jawab Teritorialnya Dalam Rangka Penanggulangan Bencana Alam".

Hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Bupati Aceh Selatan Kamarsyah, S.Sos, Dandim 0110/ Abdya Letkol Inf Fuji Hartono, Dandim 0105/Abar Letkol Inf Heri Sukma Priyana, Danyonif 116/GS Letkol Inf Wahyu Ramadanus, Danyonif 115/ML Letkol Inf M. Ridha, Kasdim 0116/Nara Mayor Inf Hastiar Hatta, Kepala BPBD diwakili Kabid Darurat, Logistik dan Peralatan Ir. H. M. Suriadi, Ketua SAR Asel Mayfendri, Dinas Sosial Kabupaten Aceh Selatan, PMI, Kesbanglinmas, dan PUPR.

Kasrem Teuku Umar dalam sambutannya menyampaikan latihan Gladi Posko ini merupakan bentuk latihan simulasi posko dimana Kodim 0107/Aceh Selatan dikondisikan sebagai posko kegiatan penanggulangan bencana alam banjir dengan skenario latihan yang telah dirancang sedemikian rupa sehingga alur ceritanya seperti kejadian sebenarnya.

"Perlu diketahui, tugas pokok dalam kegiatan ini adalah Kodim 0107/Aceh Selatan beserta perkuatannya melaksanakan operasi perbantuan kepada Pemda dalam penanggulangan bencana alam banjir, pengungsi dan pemberian bantuan kemanusiaan selama 14 hari di wilayah Kabupaten Aceh Selatan dalam rangka mendukung tugas pokok Korem 012/TU," terang Kasrem.

Sementara itu, Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Kav Hary Mulyanto mengatakan bahwa Gladi Posko 1 sendiri merupakan suatu latihan untuk menguji prosedur kerja komandan dan staf serta sejauh mana kemampuan dan kesiapan personel Kodim dalam menghadapi situasi bencana alam yang sewaktu-waktu akan terjadi di wilayah Aceh Selatan.

"Sesuai dengan prosedur penetapan skala bencana, kita akan mengambil langkah-langkah dalam menangani bencana, berdasarkan Undang-Undang nomor 34 tahun 2004 pasal 7 b ayat 12 tentang Tugas TNI memberikan bantuan kepada pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana," sebutnya.

Oleh karena itu, saya ingin latihan ini benar-benar serius. Diharapkan jika terjadi bencana alam, Kodim berpadu dengan instansi terkait dapat bekerjasama dengan sinergis dalam satu komando.

"Tidak ada yang bergerak sendiri-sendiri, semuanya terpusat dan saling terhubung," sebut Dandim.

"Selain itu, nanti rencananya kegiatan latihan seperti ini akan diselenggarakan di tingkat kabupaten untuk menghadapi bencana skala kabupaten," tutup Dandim.[Red]

Baca Juga