Mantan GAM Simeulue Masih Tinggal di Gubuk Bambu

SIMEULUE - Mantan eks kombatan GAM di Simeulue, Tgk. Musliadi alias Tgk.NCut, masih tinggal di rumah gubuk bambu yang tidak layak huni. Rumah berdinding papan lapuk dan bambu tua ini beralamat di Desa Laayon, Kecamatan Tepah Barat, Kabupaten Simeulue.

Kepada LintasAtjeh.com, salah satu sahabat seperjuangannya, Karli alias Tgk. Muclis, Selasa (9/5/2017), mengatakan hingga saat ini tak pernah tersentuh bantuan pemda setempat maupun Pemprov Aceh. Kemudian rumah yang dihuni Tgk. Mus benar-benar tidak layak huni dan tidak pernah dapat bantuan apapun hingga saat ini.

"Saya sebagai sahabat seperjuangan Tgk. Musliadi, sangat prihatin terhadap kondisi ekonomi dan rumah yang dihuninya yang semakin tidak layak huni. Selama 13 tahun sudah perdamaian Aceh berlangsung, namun bantuan yang diharapkan tidak kunjung datang," ujar Karli.

Sementara itu, Tgk. Musliadi mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada bantuan apapun dari Pemda Simeulue maupun Pemprov Aceh terkait kondisi rumah miliknya yang memprihatinkan tersebut.

"Saya tidak tahu kapan ada pemimpin yang dapat membuka mata dan melihat kondisi saya seperti ini. Namun sepenuh hati saya katakan, saya sangat bahagia melihat kalau kawan-kawan seperjuangan telah dapat bantuan rumah, ya meskipun hidup saya masih seperti di era konflik dulu," kata Tgk.Musliadi.

Untuk diketahui, Tgk. Musliadi, asal Kota Fajar ini merupakan pendukung Irwandi Yusuf sejak ada Seuramoe Irwandi-Muhyan Simeulue tahun 2010. Tgk. Musliadi juga sebagai Ketua Bapilu Legislatif PNA Simeulue 2013 serta terus mendukung  hingga Pilgub Irwandi-Nova 2017. Kesetiaan terhadap Irwandi terus berkelanjutan meski namanya telah dilupakan.[FIR]

Baca Juga



close
Banner iklan disini