Selamat HUT LintasAtjeh.com Yang Ke - 3 , Semoga Tetap Berintegritas dan Selalu Terdepan. By : Wilson Lalengke (Ketua DPN PPWI), Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng (Ketua DPD PPWI Aceh), M. Effendi, SE (Pimred Beritalima.com), Adin (Pimred Indonesiamediacenter.com), Mukhtaruddin Pakeh, SE (Pimred Bongkarnews.com), Ihsan Yusnadi, S.Kom (Pimred Acehselatan.com), Zahrul, SH (Pimred Atjehlink.com), Said Zahirsyah (Pimred Atjehupdate.com), Edi Safaruddin, SH (Pimred Globalaceh.com), Agus Salim (Pimred Radaraceh.com), Umar Effendy (Pimred Atjehnet.com), Syaiful Anshori, A. Md, Kom (Pimred Koinrakyat.com), Irsye (Wartawan Kabarpapua.com), Anwar Risyen (Ketua DPC PPWI Aceh Utara), Eka Sahputra, SE (Ketua DPC PPWI Langsa), dr. Zulfikry, MKES (Ketua DPC PPWI Aceh Timur), Masridha, ST (Ketua DPC PPWI Aceh Selatan), Rahmat Hidayat (PPWI Aceh Barat), Yenni Muezza (PPWI Jakarta), Muzer (Wartawan Prosekutor), Azhar (Pimred Statusaceh.net, BAPANASNews), Cahyo Nugroho (DPC PPWI Tegal), Johan Yaas (Dewan Penasehat DPC PPWI Sarmi, Ketua Dewan Adat Sarmi), Max F. Werinnussa, SH (Ketua DPC PPWI Sarmi), Dara Ayuwi (PPWI Aceh), Ainuddin Chalik (CEO-Founder Keluargapedia.com), Zaki Fansurya (PPWI Padang), Sayed Zainal, M.SH (Direktur Eksekutif LembAHtari), Nasruddin (Ketua FPRM Aceh), Mustafa Kamal (Ketua LSM GEMPUR), Bambang Herman, SH (Ketua DPW PAKAR Aceh Tamiang),Sayed Mahdi, M.Si, MMA (Pimpinan Umum TamiangNews), Roby G Sinaga (Ka Biro SKN Bidik Kasus Langsa-Aceh Timur), Rafiq (Ketua LSM PANGLIMA),Sufainy Syekhy (Ketua Acheness Australia Association), Jermia Budi Susetya (PPWI Semarang), MarsonoRh (KompasTV Engineering) Denni France (PPWI Pekanbaru), Nova Indra (PPWI Padang Panjang), Dliyauddin (Pimred Kalimantanpers.com), Dedy Djumhana (Pimred Pantauterkini.com), Abdullah Matyah (Ketua LSM LCO) .

Ngaku Eks Kombatan GAM, Telpon Ancam Sekdes Lamkawe

IST
ACEH BESAR - Penelepon gelap alias Orang Tak Dikenal  (OTK) mengatasnamakan mantan GAM melakukan pengancaman akan menembak Sekdes Syamsuddin Gampong Lamkawe jika tidak memberikan sejumlah uang.

Menurut pengakuan Hatta (anak kandung korban), ancaman tembak tersebut terjadi setelah ayahnya (sekdes) ditelpon OTK yang mengaku dirinya mantan kombatan GAM bernama Taufik.

Informasi pengancaman tersebut disampaikan Hatta kepada LintasAtjeh.com, Sabtu (20/05/2017) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dia menjelaskan, OTK yang meminta uang tersebut pertama kali menghubungi telpon selular milik ayahnya dengan nomor HP 08526257732, lalu berselang 1 jam  kemudian kembali menelpon ke nomor HP ibunya (istri sekdes) menggunakan nomor yang berbeda yaitu 081288846173.

"Awalnya, penelpon mengaku akan mengurus pencairan dana desa. Namun sebelumnya dia meminta jatah uang pendahuluan sebelum cair dana desa tersebut dan harus diantarkan oleh ayah saya pada saat itu juga," jelasnya.

Dia menambahkan, jika korban tidak mau memberikan maka akan ditembak dan akan menanggung akibatnya.

"Penelpon tersebut tidak membolehkan ayah saya mematikan telpon sampai bertemu dengan penelpon ditempat yang sudah ditentukan," ungkapnya.

Namun Sekdes tidak mengikuti perintah penelpon teror tersebut sehingga kembali menelpon ke nomor HP istrinya dengan mengancam akan membunuh.

"Ibu saya gemetaran sambil menangis, pelaku mengatakan kenapa kamu takut. Pelaku juga mengeluarkan kata-kata kotor," jelasnya lagi.

Atas teror ini, Sekdes telah melaporkan kasus pengancaman dan teror yang akhir-akhir ini semakin marak tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor Darul Imarah dan korban masih trauma atas pengancaman melalui telpon.

"Kami keluarga berharap Polisi dapat mengusut tuntas, karena ini menyangkut nyawa dan keamanan keluarga kami sekaligus aparatur desa," harap Hatta.[DW]

Baca Juga



close
Banner iklan disini