SENKOM MITRA POLRI Dua Kali Raih Penghargaan PBB

JAKARTASENKOM (Sentra Komunikasi) MITRA POLRI adalah suatu organisasi sosial Kemasyarakatan yang didirikan pada tahun 2004, diprakarsai oleh beberapa tokoh pemuda yang didukung oleh para Purnawirawan TNI maupun dari Polri serta tidak berafiliasi/bukan underbow dari Partai Politik maupun ormas lain. 

Dalam pengembangan organisasi SENKOM (Sentra Komunikasi) MITRA POLRI.  Prinsip yang dianut yaitu 'Pelan Tapi Pasti'. Hal ini dibuktikan dengan cara rekrutmen anggota. Didalam rekrutmen anggota sesuai dengan AD/ART, sangat selektif dan hati-hati,  hal ini terlihat dalam persyaratan untuk menjadi anggota SENKOM (Sentra Komunikasi) MITRA POLRI antara lain harus mempunyai penghasilan dan dibuktikan dengan surat penyataan, boleh sebagai pedagang, petani, pegawai swasta mapun pemerintah atau purnawirawan/ pensiunan, harus mengikuti pelatihan, dan juga harus  bebas dari narkoba beserta dengan lima larangan lainnya dalam filosofi Moh limo, atau tidak melakukan lima perkara yaitu: Moh Main (artinya tidak mau main judi), Moh Minum (tidak mabuk-mabukan), Moh Madat (tidak madat/narkoba), Moh Maling (tidak mencuri dan tindakan kriminal seperti korupsi dan sebagainya), Moh Madon (tidak main perempuan/ zina).

Dalam melaksanakan tugas setiap anggota SENKOM juga DILARANG MEROKOK. Sehingga dengan syarat-syarat tersebut diatas, bisa dikatakan dalam proses rekrutmen terkesan ketat. Namun dengan ketatnya persyaratan tersebut ternyata masih banyak masyarakat yang mendaftar dan bisa memenuhi persyaratan tersebut. Dengan syarat yang cukup ketat tersebut, harapan dari para pendiri Organisasi SENKOM bisa menjadi organisasi yang mandiri, profesional dan bisa bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam usia SENKOM yang ke-13 ini, anggota telah tersebar di seluruh Indonesia hingga di kecamatan dan desa-desa, menjadi bagian dari rakyat terlatih (Ratih), dan siap berperan dalam Kamtibmas, sosial kebencanaan, dan hankamnas, sesuai dengan 3 klaster Senkom yaitu: 

1. SENKOM MITRA POLRI di bidang KAMTIBMAS, 
semboyan: MENEMBUS JARAK TANPA BATAS
2. SENKOM Rescue di bidang SOSIAL KEBENCANAAN & SAR,
semboyan: SIAGA SAAT AMAN, ADA SAAT DIBUTUHKAN
3. SENKOM Bela Negara di bidang HANKAMNAS,
semboyan: NKRI HARGA MATI!

Pusat data SENKOM MITRA POLRI menunjukkan bahwa keanggotaan SENKOM telah merata di seluruh Indonesia, dengan hampir mencapai angka 2 juta anggota,  yang terbagi menjadi dua yaitu :

1. Anggota yang sudah terlatih, dan siap diterjunkan apabila akan giat-giat Kamtibmas, Hankamnas dan Sosial Kebencanaan dengan jumlah sekitar 750 ribu anggota,  tersebar di seluruh Kab /Kota wilayah Indonesia.  
2. Anggota Binaan, merupakan anggota yang menunggu dalam proses pelatihan dalam mengatasi  gangguan Kamtibmas, Kebencanaan / SAR, dan Bela Negara.

Sebagai Organisasi Sosial Kemasyarakatan Senkom (Sentra Komunikasi) Mitra Polri, SENKOM mempunyai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) antara lain memberikan informasi kepada aparat terkait terdekat apabila menjumpai adanya Gangguan Kamtibmas, Hamkamnas dan Sosial Kebencanaan. 

Dari berbagai peran aktif SENKOM itu, berbagai penghargaan dan apresiasi juga telah diraih SENKOM berkat kerjakeras dan ikhtiar yang ikhlas dari seluruh anggota, pengurus, pembina dan bimbingan serta kerjasama yang baik dengan para pemangku kepentingan, sehingga tak heran jika apresiasi tak hanya datang dari dalam negeri namun juga dua kali mendapat apresiasi berupa penghargaan dalam penanggulangan masalah sosial kebencanaan berbasis komunitas di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), yaitu dalam pertemuan PBB di Thailand dan Korea Selatan tahun 2015 dan 2016, yang diwakili oleh Dr. Hendra Syahputra sebagai delegasi dari Senkom.

Semua kegiatan SENKOM, dilaksanakan secara swadaya dari anggota  termasuk kegiatan Munas, yang mana hal ini seharusnya menjadi perhatian para stakeholder  yang sudah melihat sendiri keberadaan SENKOM, agar berkenan membina supaya lebih profesional lagi, hingga membantu pendanaan sebagaimana dilakukan beberapa pemda yang telah menghibahkan perlengkapan dari kendaraan hingga perangkat komunikasi, pelatihan dan peralatan SAR, dan juga mulai mendanai berbagai kegiatan yang mendukung program-program pemerintahan/SKPD.

Dalam hal pembinaan, anggota Senkom juga dibekali dengan mental yang baik, dimana setiap anggota dibina agar  mempunyai Enam Karakter Luhur: Rukun, Kompak, Kerja sama yang baik, jujur, amanah, efektif & efisien. Dengan 6 karakter itu diterapkan oleh anggota SENKOM dalam menjalankan roda oganisasi, menjadikan berbagai persoalan menjadi ringan dan mudah diselesaikan. 

Bahwa dengan semangat kemandirian anggota SENKOM yang dibuktikan dari mulai pengadaan pakaian seragam hingga peralatan yang  digunakan dan kegiatan-kegiatan pelatihan maupun tugas-tugas rutin operasional harian maupun insidental yang dibiayai secara swadaya, membuat oganisasi SENKOM (Sentra Komunikasi) Mitra Polri bisa berjalan dan berbuat baik untuk masyarakat bangsa dan  Negara, walaupun mungkin tidak banyak tapi nyata dilaksanakan.[Rls]

Baca Juga