Dandim Aceh Selatan Tegaskan Tak Ada Kompromi Soal Narkoba 

ACEH SELATAN - Kodim 0107/Aceh Selatan melaksanakan cek urine kepada prajurit dalam rangka menindaklanjuti Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) triwulan-II tahun 2017, bertempat di Aula Makodim 0107/Asel, Gampong Lhok Bengkuang Barat, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (19/06/2017).

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0107/Asel Letkol Kav Hary Mulyanto, Kasdim 0107/Asel Mayor Inf Ferdinan, Pasimin Kapten Inf Alfonso, Pasilog Kapten Inf Budi Utomo, Pasiter Kapten Inf Abdurahim, S.Ag, Dan Unit Intel Letda Inf Samsul Yadi, Para Danramil jajaran, Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 0107/Asel.

Cek urine dilakukan secara mendadak, saat seluruh prajurit telah menerima jam komandan. Staf dan Unit Intel langsung menunjuk acak prajurit yang masih berkumpul, sedangkan Provost mengawasi agar tidak ada yang keluar dari aula.

Sebelumnya, Kaposkes Dim 0107/Asel Serda Hasibuan memberikan sosialisasi terkait bahaya narkoba dan dampak bagi kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0107/Asel Letkol Inf Hary Mulyanto menyampaikan dengan tegas bahwa bagi siapa yang kedapatan menggunakan, mengedarkan dan membekingi narkoba akan berhadapan dengan hukum.

"Tidak ada kompromi untuk narkoba, jangan coba-coba, kedapatan langsung proses hukum dan imbasnya pemecatan dan kehilangan jabatan dan remunerasi," tegas Dandim.

Hal senada disampaikan Dan Unit Intel Kodim 0107/Asel Letda Inf Samsul Yadi mengatakan bahwa dalam pengamanan tubuh, khususnya bidang narkoba menjadi prioritas dalam penanganan.

"Kita sudah koordinasi dengan BNNK dan Satnarkoba Polres, bagi siapa yang terlibat akan masuk dalam data dan akan kita proses, saat ini masih belum hadir semua, namun ada gilirannya," ungkapnya.

Prajurit yang ditunjuk untuk tes urine merupakan yang diindikasi dan mencurigakan, sehingga Intelijen Kodim melakukan pengamatan dan membaca bahasa tubuh sekiranya ada prajurit yang bergelagat aneh.

Namun setelah dilakukan cek urine secara acak terhadap 23 prajurit baik perwira, bintara, tamtama maupun PNS, didapat hasil dari Tim Kesdim selaku pemeriksa  bahwa seluruhnya negatif.[Pendim]

Baca Juga