Dandim Aceh Timur: Waspadai ISIS Masuk ke Indonesia

ACEH TAMIANG - Komandan Kodim (Dandim) 0104/Aceh Timur Letnan Kolonel (Letkol) Inf Amril Haris Isya Siregar, SE, menyambangi Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan masyarakat di kecamatan Kejuruan Muda, Minggu (11/06/2017).

Kegiatan silaturrahmi tersebut diawali dengan buka puasa bersama di Markas Koramil 16/Kejuruan Muda yang dipimpin oleh Kapten Inf P. Siregar dan bertempat di jalan Medan-Banda Aceh Desa Sungai Liput Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang.

Turut hadir Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0104/Atim Mayor Inf Luthfi Hadi, SH, Perwira Penghubung Aceh Tamiang (Pabung Atam) Mayor Inf A. Yani, Pabung Atim Mayor Inf Sulistiono, Perwira Staf, Danramil Jajaran, Kapolsek Kejurun Muda IPTU M. Isral, SIK, Para Camat se-Kabupaten Aceh Tamiang, Anggota dan Persit Jajaran serta tokoh masyarakat kecamatan Kejuruan Muda.

Acara yang diikuti sekitar 200-an orang tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan pemberian santunan kepada beberapa anak yatim yang langsung diserahkan oleh Dandim 0104/Atim. Selanjutnya saat menjelang berbuka, seluruh undangan mendapat siraman rohani yang disampaikan oleh Ustadz H. Kholid Nasution.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Khalid mengingatkan bahwa menjalankan ibadah puasa dibulan suci ramadhan adalah wajib hukumnya bagi seluruh umat yang beragama Islam. 

"Puasa mendidik kita menjadi manusia yang sabar serta beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Semoga ibadah puasa yang kita jalankan diterima Allah SWT dan menjadikan kita sebagai manusia yang selalu bersyukur kepada-Nya," harapnya.
Selanjutnya, Dandim 0104/Atim Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar, SE, selesai melaksanakan sholat tarawih berjamaah di Masjid Al Ikhsan Desa Sungai Liput menyampaikan kepada seluruh jamaah dan undangan bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Oleh karena itu, Negara Indonesia saat ini menjadi incaran negara-negara maju di dunia.

"Berbagai upaya pun sudah coba dikerahkan untuk melemahkan Rakyat Indonesia salah satunya dengan politik adu domba yang bertujuan untuk menghancurkan Islam sebagai agama mayoritas yang ada di Indonesia seperti halnya perang yang dimotori oleh negara-negara Yahudi hingga saat ini masih terjadi dan berkelanjutan di negara-negara Arab sana," ungkap Dandim.

Sebagai Rakyat Indonesia yang cinta akan tanah air, lanjutnya, kita harus meningkatkan kewaspadaan terutama terhadap salah satu organisasi yang hingga saat ini menjadi sorotan dunia bernama Islamic State of Iraq and Syria atau yang lebih dikenal dengan ISIS. Organisasi yang mengatasnamakan agama Islam dan menganut paham radikal ini disinyalir adalah ciptaan kaum Yahudi untuk menghancurkan agama Islam. 

"ISIS di dalam aksinya penuh dengan kekerasan dan tanpa peri kemanusiaan, hal ini telah mencoreng nama Islam di mata dunia. Pergerakan ISIS saat ini sudah sampai ke Marawi yang merupakan salah satu kota yang ada di Negara Philipina. Upayanya untuk menguasai Kota Marawi tentu tidak akan mendapat restu dari Philipina sehingga pastinya ISIS akan diperangi dan diusir oleh pihak Militer Philipina untuk mengambil alih Kota Marawi kembali ke pangkuannya," tambah Dandim.

Kata Dandim, akibat dari gempuran yang dilakukan oleh Militer Philipina, tidak menutup kemungkinan ISIS di Kota Marawi yang terletak di Philipina Selatan ini akan berusaha untuk melarikan diri ke Indonesia sebagai negara yang terdekat.

Dandim menjelaskan, ada beberapa wilayah yang diwaspadai sebagai jalur keluar masuk ke Indonesia diantaranya Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Kalimantan Utara. Pihak Militer Indonesia sampai dengan saat ini memperketat wilayah perbatasan Indonesia-Philipina untuk mencegah masuknya ISIS ke tanah air.

"Untuk itu kita selaku masyarakat juga harus meningkatkan kewaspadaan atas perkembangan situasi yang terjadi saat ini dan segera lapor cepat apabila terdapat hal-hal yang mencurigakan," tutup  Dandim.[Pen IM]

Baca Juga