Pasien RSUD Langsa Keluhkan Pelayanan Kesehatan


LANGSA – Buruknya pelayanan kesehatan yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa terlihat di berbagai asfek. Salah satunya pelayanan di Ruang perawatan Sikicek yang merupakan ruang inap bagi pasien, panasnya sengatan matahari di siang hari hingga sore harus dirasakan pasien dan juga keluarga pasien.

Pantauan LintasAtjeh.com, Senin (12/6/2017), sekitar pukul 16.30 WIB, para pasien tiduran dilantai ruangan Sikicek karena merasa kepanasan akibat sinar metahari yang langsung masuk ke ruangan tersebut. Walaupun diruangan itu terlihat adanya AC yang seharusnya membuat ruangan menjadi dingin, akan tetapi AC diruangan itu tidak berfungsi.
Salah seorang pasien yang enggan diusebutkan namanya kepada LintasAtjeh.com mengatakan bahwa dirinya merasa tidak dianggap manusiawi dengan pelayanan yang ada diruangan tersebut. Kondeisi ini sudah dilaporkan ke pihak rumah sakit, tetapi hingga kini belum ada tanggapan.

"Saya tambah sakit kalau begini panasnya, ada saya sampaikan pada petugas tapi tidak dipedulikan. Coba bapak rasakan berada disini, panas kan pak? beginilah sudah 2 hari saya tidur dalam keadaan begini, ujarnya.

Ruangan sangat panas karena sinar matahari langsung masuk tanpa terhalang gorden yang semestinya dipasang. AC diruangan ini ada tetapi tidak berfungsi,” keluhnya.

Hal senada juga dikeluhkan oleh pasien lainnya. Bahkan Seorang pasien malah memilih tidur di lantai karena tidak tahan dengan keadaan ruangan yang panas.

"Saya sudah 3 hari dirawat, sejak pukul 12.00 WIB, saya tidur dilantai. Karena panasnya ruangan ini, yang tidak saya lakukan tidur dikolong ranjang," ungkap pasien RSUD Langsa dengan nada kesal.
"Lihat pak, AC nya hidup tapi tidak dingin. yang ada AC bocor dan harus di pel selalu," timpalnya.

Amatan LintasAtjeh.com, lantai ruangan Sikicek telihat basah dan kotor karena tetesan air AC. Walaupun lampu indikator AC menyala tapi tidak ada udara dingin yang keluar dari alat pendingin tersebut.

Sementara itu, saat LintasAtjeh.com mengkonfirmasi petugas ruangan tersebut mengatakan bahwa ia menyadari ruangan panas terkena sinar matahari dan mereka sudah mengajukan usul untuk pemasangan gorden, tetapi jawaban pihak manajemen, gorden tidak boleh dipasang karena RSU mau akreditasi.[Sm]

Baca Juga