30 Pejabat Eselon IV Aceh Besar Ikuti Diklat Kepemimpinan


ACEH BESAR - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Aceh Besar bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Aceh menggelar Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan VI Pola Kemitraan di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Aceh sejak 17 Juli hingga 15 November 2017. 

Kegiatan diikuti 30 pejabat Eselon IV dari berbagai SKPD di jajaran Pemkab Aceh Besar dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Aceh, Syahrul, SE, M.Si.

Ketua penyelenggara, Agus Bahagia menjelaskan, diklat tersebut antara lain bertujuan membentuk kompetensi kepemimpinan operasional dan taktikal, serta membentuk pemimpin perubahan (agent of change) pada pejabat struktural eselon IV yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansi masing-masing.

Sedangkan tenaga pengajar/fasilitator antara lain berasal  dari pejabat fungsional/widyaiswara BKPP Provinsi Aceh, pejabat struktural Pemprov Aceh dan konselor yaitu pengajar yang memiliki kompetensi dalam memberikan motivasi, saran, masukan yang bersifat psikologis kepada peserta diklat.

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Aceh Besar, Rahmad Santosa, MAP, menjelaskan Pemkab Aceh Besar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Aceh, khususnya kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia yang telah menjalin kerjasama pola kemitraan, sehingga Diklat Kepemimpinan  Tingkat IV Angkatan VI tersebut. 

“Kepada para peserta, saya berharap, dapat mengikuti kegiatan diklat ini secara baik, sehingga bermanfaat untuk mendukung tugas keseharian di tempat tugas masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Aceh, Syahrul, SE , M.Si, mengharapkan kepada para peserta untuk mengikuti diklat secara optimal dan sungguh-sungguh, dengan selalu bersikap proaktif dengan penuh kedisiplinan serta ketekunan.

”Manfaatkan setiap waktu dan kesempatan yang tersedia untuk menyerap ilmu dan ketrampilan yang diberikan para widyaiswara/instruktur. Sehingga nantinya para peserta diklat dapat memiliki kinerja yang tinggi dalam melaksanakan tugas, fungsi dan tanggung jawab di tempat tugas masing-masing,” harapnya.[DW] 

Baca Juga