Anggota PPWI Aceh Selatan Turut Padati Lokasi Wisata Pantai Pangandaran

JAWA BARAT - Mengisi liburan panjang lebaran Idul Fitri 1438 H, destinasi objek wisata pantai dan cagar alam Pangandaran masih menarik perhatian dan menjadi pilihan favorit pengunjung. Terlihat bukan hanya warga Jawa Barat seperti Tasik, Ciamis, Garut, Sumedang, Jakarta bahkan wisatawan lokal dari berbagai daerahpun mulai memadati, tidak terkecuali wisatawan lokal dari provinsi paling ujung barat Indonesia yaitu Aceh.

"Saya datang khusus untuk melihat objek wisata jawa barat, khususnya pantai Oangandaran. Ada juga cagar alam, wisata goa, pasir putih, green kenyen, laut batu hiu, semua ada disini," ungkap Haes Hajuna dalam pesan WA ke redaksi LintasAtjeh.com, Sabtu (01/07/2017).

Haes Hajuna yang juga anggota PPWI Aceh Selatan ini mengatakan saat berbincang dengan warga pangandaran yang menawarkan jasa perahu, bahwa Aceh dan Pangandaran memiliki keindahan alam yang mempesona dan sama-sama pernah mengalami bencana tsunami.

"Tuhan memberikan hikmah dibalik bencana, setelah tsunami ada keindahan alam yang luar biasa, manfaatnya juga banyak, Aceh dan Pangandaran harus bersyukur," jelasnya.

Objek wisata pangandaran begitu kompleks, bukan hanya pantai dan laut, tapi juga menawarkan berbagai kebutuhan. Di pasar wisata pusat perbelanjaan wisatawan bisa berbelanja pakaian pantai, asesoris, kuliner, ikan segar serta untuk berjalan-jalan juga disediakan Betrik (becak elektrik).

Selain itu, tidak jauh dari pantai timur dan barat Pangandaran, ada wisata cagar alam, wisata goa dengan pemandangan stalagmit stalaktit yang indah sehingga menjadi salah satu tempat lokasi shuting film horor, Wiro Sableng, Jaka Tingkir dan film lainnya.

Di lokasi, ribuan pengunjung tumpah ruah memadati pantai dan pasar wisata hingga terjadi kemacetan panjang, begitu juga dengan penginapan dan perhotelan, tidak ada yang tersisa. Mulai H+1 sampai dengan H+5 lebaran, volume pengunjung terus berdatangan dan bertambah hingga 70 persen, Jumat (30/06/2017) kemarin.

Salah satu warga pangandaran Salamun (42) yang merupakan pelaku bisnis di lokasi wisata pantai Pangandaran mengemukakan bahwa selama liburan lebaran ini pedagang kecil menuai peningkatan pendapatan hingga 50 persen, apalagi pengusahan perhotelan yang meraup keuntungan cukup besar.

"Kami warga asli Pangandaran hanya bisnis kecil-kecilan. Namun lumayan juga pendapatan saat liburan lebaran ini, kalau yang menikmati hasil besar itu kebanyakan orang luar yang berbisnis di sini," ucapnya.

Ia juga mengharapkan, objek wisata Pangandaraan agar lebih diperhatikan karena memiliki potensi yang bagus, baik bagi pengunjung maupun masyarakat pangandaraan dalam peningkatan taraf hidupnya.

"Kami berharap, bupati terpilih dan pemerintah agar merenovasi ulang tempat wisata serta menertibkan lokasi, menyediakan pasar ataupun kios untuk pedagang kecil, sehingga kami bisa tetap berjualan. Pengusaha hotel, pedagang kios yang sedang membangun agar menyediakan tempat parkir," harapnya.[Red]

Baca Juga