Canda Irwandi Yusuf Saat Sesi Pemotretan

BANDA ACEH - "Kapeukhem lon lei sigo," kata Irwandi pada sebuah sesi pemotretan di kediamanya pada Senin, 3 Juli 2017, siang. Ia menyuruh tukang kodak yang hadir untuk melucu, biar Ia bisa tersenyum saat dijepret kamera.

Demikian yang dituliskan di laman facebook Irwandi Yusuf, menceritakan kegiatan yang dilakukannya hari ini menjelang dikukuhkan dan dilantik menjadi Gubernur Aceh periode 2017-2022.

Bukannya senyuman yang didapat, malah sosok gubernur (dilantik dua hari lagi) berhasil memancing tawa dengan cara khasnya yang spontanitas.

Senin pagi, Irwandi sudah dinanti para wartawan, fotografer dan kameramen, baik dari media mau pun Humas Pemerintah Aceh. Ia akan dipotret dengan mengenakan Pakaian Dinas Upacara Bendera, pakaian kebesaran pimpinan daerah.

Ia keluar kamar jelang siang. Lampu kamera lengkap dengan payung penambah cahaya mulai terpasang. Saat seluruhnya siap, ia mulai diarahkan bergaya; melirik kiri kanan; tersenyum; muka ditegaskan; hingga berdiri bertolak pinggang.

Dalam sesi itu, Irwandi ikut ditemani istrinya, Darwati A Gani yang mengenakan pakaian kebaya berwarna putih dengan corak orange-hitam serta dilengkapi selendang.
Hanya ada doa momen pada sesi berdua: formal dan manja. Tengoklah pada sebuah gambar yang diminta sendiri oleh Irwandi.

"Sige teuk. Sekali lagi." Irwandi melirik ke arah kanan, sementara Darwati menoleh ke kiri. Dengan gaya yang agak manja, kepala Darwati disandarkan ke bahu Irwandi. 

Pada pose lain, Darwati memegang topi, seakan hendak memakainya kepada suaminya. Saat itu, Irwandi melirik ke wajah Darwati. Pandangan keduanya saling beradu dan mereka tersenyum.

Hanya sesaat hingga kemudian Irwandi menjulurkan lidah ke arah Darwati. Semua tertawa.
Sementara pada momen lain dengan pakaian jas, Darwati memeluk Irwandi dari belakang. Tentu saja, Irwandi kege-eran saat dipotret.

Irwandi disahkan menjadi gubernur Aceh, setelah memenangkan Pilkada pada Februari lalu. Suara yang ia perolehi unggul dari lima calon lainnya.
Ada tiga hal utama yang akan menjadi prioritas utama Irwandi Yusuf. Membenahi persoalan kelistrikan dan BPJS serta membangun rumah yatim dan duafa.

"Kita akan bantu di mana yang bisa. Hal yang mendesak yang dibutuhkan oleh mereka yang berteriak," ujar Irwandi. 

Hebatnya, ia akan membangun rumah anak yatim dengan uang pribadinya. Itu komitmennya sejak memenangkan Pilkada lalu.

"Sungguh banyak rumah tidak layak huni di Aceh, seolah-olah kita tidak peduli," kata Irwandi. Program mulia tentunya.

Seorang wartawan kemudian bertanya: bagaimana perasaan bapak yang lusa akan dilantik?

"Menjadi rakyat dan pemimpin rakyat ya biasa aja," jawab Irwandi. "Saya sudah pernah 5 tahun jadi gubernur dan tidak menjadi gubernur setelah itu tapi biasa saja."

Irwandi menargetkan, tiga hingga enam bulan setelah pelantikan, timnya akan melakukan fit and proper test untuk memilih para pejabat Satuan Kerja Pemerintah Aceh. Bagi siapa pun yang hendak melamar jadi calon pejabat tentu diikat dengan berbagai syarat.

"Syarat utamanya, calon dilarang melobi (lewat orang terdekat Irwandi dan juga ulama). Kalau ketahuan akan gugur hari itu juga," ujar Irwandi.[Tim]

Baca Juga