Danramil Langsa Barat Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa SMK

LANGSA - Komandan Koramil (Danramil) 29/Langsa Barat Lenan Satu Inf Sukamto memberikan wawasan kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Alur Dua, di Desa Bakaran Batee, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Selasa (11/07/2017).

Pada kesempatan, itu Lettu Inf Sukamto menambah ilmu pengetahuan seluruh pelajar dengan menerangkan tentang empat pilar kebangsaan, proxy war, bahaya narkoba dan bahaya laten atau bahaya komunis yang sedang hangat menjadi perbincangan akhir-akhir ini di media sosial maupun di lingkungan sekitar kota Langsa. 

"Kesemua itu adalah ancaman besar terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Dalam beberapa tahun kedepan, dijelaskannya, Negara Indonesia yang beriklim tropis dan terletak di garis khatulistiwa akan menjadi salah satu negara dengan lumbung pangan terbesar di dunia. Oleh karena itu, negara kita tentunya akan menjadi rebutan oleh negara-negara asing yang ingin menguasai lumbung pangan kita demi kelangsungan hidup suku dan rasnya. Indonesia diketahui memiliki kekuatan militer yang cukup menjadi pertimbangan bagi negara asing yang ingin melakukan invansi.

"Perang Konvensional tentunya tidak akan menjadi pilihan yang baik mengingat Militer Indonesia terkenal dengan gerilyanya. Untuk itu beberapa negara adi kuasa ingin perlahan menghancurkan Negara Indonesia dengan merusak generasi penerus melalui narkoba dan mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan Indonesia menggunakan proxy war serta membangkitkan paham komunis yang menjadi bahaya laten bagi seluruh Rakyat Indonesia," papar Danramil.

Dijelaskannya lagi, sesungguhnya ini merupakan gaya perang modern, dan kita sedang terlibat di dalamnya. Sebagai generasi penerus bangsa yang secara tidak langsung turut-serta dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Ancaman tersebut dapat kita lawan dengan menjaga persatuan dan kesatuan serta berpedoman kepada empat pilar kebangsaan diantaranya dengan mengamalkan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjaga kebhinneka tunggal ika-an," terang Danramil Langsa Barat.[Pen IM]

Baca Juga