Langkah Mantap Yusri Melon Menuju Pilkada Pidie Jaya

PIDIE JAYA - Tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 waktunya semakin dekat, suhu politik di Kabupaten Pidie Jaya terlihat mulai sedikit menghangat. Di sejumlah tempat, masyarakat mulai membicarakan tentang calon-calon pemimpin baru mereka kedepan.

Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017, pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati/Calon Walikota dan Wakil Walikota untuk calon perseorangan (independen) dimulai tanggal 22-26 Nopember 2017. Sementara pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati/Calon Walikota dan Wakil Walikota lewat jalur partai politik (parpol) dimulai tanggal 1-7 Januari 2018.

Bakal Calon Bupati Pidie Jaya, Ir. Yusri Yusuf yang kerap dipanggil Yusri Melon menyebutkan dirinya telah diminta oleh tokoh-tokoh masyarakat di Pidie Jaya sejak Agustus 2016 lalu agar maju pada Pilkada 2018 mendatang guna mengubah keadaan wilayah bekas gempa itu semakin baik dan sejahtera.

"Sejumlah tokoh masyarakat di 8 kecamatan telah jauh-jauh hari meminta saya agar maju. Insya Allah saya akan ikut dalam Pilkada Pidie Jaya 2018. Saat ini komunikasi dengan pimpinan dan pengurus parpol pengusung semakin sering kita lakukan untuk memberikan kepastian atas niat baik ini," ujarnya di Meureudu, Sabtu (22/07/2017).

Menurut Yusri Melon, dirinya ingin bersinergi dengan semua pihak terutama dengan parnas dan parlok di Pidie Jaya untuk secara bersama-sama membangun dan membenahi kembali daerah yang pernah dilanda gempa pada tahun 2016 itu. 

Pengusaha sukses di bidang Agro Pertanian ini juga ingin memberikan kepastian kepada seluruh masyarakat Pidie Jaya tentang kebulatan tekadnya untuk memenuhi harapan masyarakat agar maju pada Pilkada 2018.

Beberapa tokoh di Pidie Jaya yang ditemui menyatakan keinginan mereka untuk mendukung Yusri Melon maju sebagai Calon Bupati Pidie Jaya pada Pilkada 2018 lewat jalur independen. Mereka siap bergotong-royong untuk mengumpulkan KTP keluarga dan tetangganya di 222 gampong untuk memenuhi syarat dukungan bagi Calon Bupati Independen yaitu sekitar 3 persen dari jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap).

Pelaksanaan Pilkada Pidie Jaya yang menelan anggaran sekitar Rp.30 miliar itu sendiri direncanakan tanggal 27 Juni 2018, dilaksanakan serentak secara nasional di 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten. Khusus di Provinsi Aceh, Pilkada 2018 akan digelar di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Selatan dan Kota Subulussalam.[Red]

Baca Juga