Senam dan Deklarasi Masyarakat Aceh Tamiang Semarakkan Peringatan HANI

ACEH TAMIANG - Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2017 yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Aceh Tamiang berlangsung secara meriah dan semarak di Lapangan Kompleks Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (13/07/2017).

Perayaan Hari Anti Narkoba Internasional yang didirikan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1987 lalu, selayaknya dilaksanakan pada 26 Juni 2017 kemarin, namun baru bisa dilaksanakan secara serempak di seluruh persada nusantara, juga di Kabupaten Aceh Tamiang, hari ini tanggal 13 Juli 2017, dikarenakan bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Pantauan LintasAtjeh.com, peringatan HANI 2017 di Kabupaten Aceh Tamiang dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang Drs. Iskandar Zulkarnain, MAP, Ketua DPRK Fadlon, Wakapolres Kompol Wahyudi Sabhara, SH, SIK, Pabung Aceh Tamiang Kodim 0104/ Atim Mayor Inf A. Yani, Kajari Erwinsyah, SH dan Ketua Pengadilan Negeri Sardri, SH, MH.

Selain itu juga dihadiri para Kepala SKPK, dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Aceh Tamiang, Pimpinan Perusahaan Swasta, Ketua KNPI Aceh Tamiang Adlin Nur, serta Ormas, OKP dan LSM, Unsur Pelajar, juga sejumlah Unsur Masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan yang bertemakan 'Peran Aktif dan Pemerdayagunaan Seluruh Komponen dan Potensi Bangsa Dalam Menghadapi Keadaan Darurat Narkoba Menuju Indonesia yang Sehat' diawali dengan pelaksanaan senam sehat dan diikuti oleh ratusan peserta, yang terdiri dari unsur pelajar, pegawai negeri, pegawai swasta dan masyarakat. Antusiasme dan semangat para peserta senam terlihat sangat tinggi.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Aceh Tamiang, AKBP Rinaldi dalam laporannya, membacakan amanat dari Kepala BNN Pusat, Komjen Drs. Budi Waseso, yakni kondisi darurat narkoba saat ini membutuhkan dukungan dan kerjasama semua pihak untuk mempercepat penuntasan narkoba. Disebutkan pula beberapa hal yang sudah dihasilkan dari hasil peran serta tersebut materi P4GN yang dimasukan dalam kurikulum pelajaran sekolah, sebagian wilayah telah mengimplementasikannya.

Selain itu, pelaksanaan tes urine yang dilaksanakan instansi pemerintah dalam hal pencegahan bagi aparatur sipil negara. Serta pembentukan para penggiat anti narkoba. Saat ini, BNN tengah melaksanakan program alternatif development dengan mengubah kawasan lahan ganja menjadi lahan produktif.

Diakhir laporannya, Kepala BNN mengajak semua pihak untuk meningkatkan kebersamaan dalam menyelamatkan dan melindungi Bangsa Indonesia dari ancaman kejahatan narkotika.

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaikan kata sambutan dari Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo (Jokowi) yang dibacakan oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Drs Iskandar Zulkarnain MAP. Presiden Jokowi mengatakan bahwa sampai dengan saat ini Indonesia masih dalam kondisi darurat narkoba sehingga hal tersebut merupakan tanggung jawab semua pihak untuk saling melindungi bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab BNN.

Untuk menanggulangi Indonesia darurat narkoba perlu dilakukan sejalan dengan  pemerataan ekonomi berkeadilan sehingga kontribusi yang dilakukan BNN adalah sebagai berikut melakukan upaya pencegahan agar biaya konsumsi narkoba dapat digunakan menjadi biaya konsumsi kebutuhan hidup, melakukan upaya alternative development dengan menggantikan tanaman ganja dengan tanaman lain yang bernilai ekonomis, meningkatkan upaya pemberantasan, pengawasan diperbatasan dan sosialisasi bahaya narkoba, dan melakukan penyempurnaan regulasi.

Presiden Jokowi juga menyampaikan tentang pentingnya pencegahan sebagai langkah efektif untuk membangun kesadaran agar tidak menyalahgunakan narkoba.

Selanjutnya, Kepala  Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Aceh Tamiang, beserta Wakil Bupati Aceh Tamiang dan Forkompinda, Pimpinan SKPK, Instansi Swasta serta Pemerintah melakukan penandatanganan komitmen bersama dalam bentuk deklarasi 'Masyarakat Aceh Tamiang Stop Narkoba'.

Peringatan HANI 2017 di Kabupaten Aceh Tamiang diakhiri dengan kegiatan membagikan hadiah bagi pemegang kupon senam sehat. Sebanyak 95 item barang yang diberikan hasil dukungan instansi swasta, pemerintah dan donatur masyarakat dengan hadiah utama sepeda dan mesin cuci.[Zf]

Baca Juga