Bupati Mawardi Ali Ingatkan Keuchik Soal Dana Desa

ACEH BESAR - Bupati Kabupaten Aceh Besar mengingatkan kepada 604 keuchik di Kabupaten Aceh Besar agar tidak arogan dalam melakukan pengelolaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD).

Hal ini diungkapkan Ir. Mawardi Ali kepada wartawan usai acara Sosialisasi Dana Desa dan Tim Pengawal Pengaman Pemerintah Pembangunan Daerah (TP4D) di aula Kejari Aceh Besar Kota Jantho,  Kamis (24/08/2017).

Menurutnya, antara perangkat gampong dengan keuchik dan Badan Permusyawarahan Desa (BPD) haruslah sejalan dalam merumuskan tujuan membangun gampong.

"Bekerjalah sesuai aturan, jangan main-main dengan dana desa, nanti bermasalah dengan hukum hingga masuk penjara," kata Bupati Mawardi.

Lanjutnya, hati-hati mengelola dana gampong sebab saya ingin semua keuchik gampong di Aceh Besar dan perangkatnya tidak ada yang tersangkut masalah hukum selama kepemimpinan saya.

Bupati Mawardi Ali menjelaskan dalam perumusan rencana pembangunan di gampong haruslah melalui musyawarah mufakat sehingga didapat hasil yang maksimal tanpa adanya konflik ditengah masyarakat.

"Bupati Aceh Besar minta keuchik beserta perangkat gampong harus musyawarah. Setiap gampong itu mengantongi kegiatan, jangan terlena laksanakan sesuai aturan," tegasnya.

Dia menegaskan, dana desa bukanlah uang keuchik dan perangkatnya melainkan uang rakyat yang harus dipergunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat. 

"Dengan dana yang besar, sudah seyogyanya gampong mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan taraf hidup warganya," sebut Bupati Mawardi Ali.[DW]

Baca Juga