Dandim Aceh Selatan Sosialisasikan Percetakan Sawah Baru

ACEH SELATAN - Dalam waktu dekat, Kodim 0107/Aceh Selatan bekerjasama dengan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Aceh Selatan akan melaksanakan cetak sawah baru di delapan kecamatan seluas 613,2 hektar, termasuk didalamnya Kecamatan Bakongan seluas 160 hektar.

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto melakukan sosialisasi program percetakan sawah baru terhadap masyarakat kelompok tani di Kantor Keuchik (Kades) Gampong Drien, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (09/08/2017).

Hadir dalam acara tersebut Danramil 08/Bakongan Kapten Inf Endang Ruhiyat beserta anggota, perwakilan Camat Bakongan Rahmat Kartulo, Keuchik Gampong Drien Musliadi, Keuchik Desa Ujung Padang Marhaban, Ketua Poktan Mansuri beserta sejumlah anggota kelompok tani.

Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto terlebih dahulu mengucapkan rasa syukur sudah dapat bertatap muka dengan masyarakat sekaligus mengucapkan terimakasih kepada kelompok tani yang telah hadir.

"Sebetulnya program cetak sawah baru sudah lama direncanakan. Namun di tahun 2017 ini baru dapat dilaksanakan," kata Dandim.

Dandim menambahkan, untuk alokasi lahan seluas 160 hektar yang ada di wilayah Bakongan terbagi menjadi 2, diantaranya Desa Gampong Drien dan Desa Ujung Padang.

"Ini semua untuk kesejahteraan masyarakat sendiri, secara bersama-sama bekerja pada lahan cetak sawah baru," ungkap Dandim.

Beliau juga mengharapkan masyarakat agar mendukung program cetak sawah baru agar berhasil guna dan tepat guna.

"Tujuannya adalah agar masyarakat, para petani dapat leluasa menanam padi di areal lahan tersebut. Namun kita tidak mengharapkan ada permasalahan seperti sengketa karena tidak akan dapat dikerjakan. Mari kita selesaikan bersama-sama," imbau Dandim.

Untuk diketahui, mengenai teknis percetakan sawah baru memiliki delapan item, diantaranya pembersihan lahan, pembuatan teras sawah, pembuatan saluran irigasi. Ketiga item tersebut menggunakan alat berat yang akan dibantu oleh Kodim 0107/Asel.

Selanjutnya, pembuatan pematang sawah, pemasakan tanah dan sebagiannya yang dianggap perlu saat pelaksanaan.

Sementara, Keuchik Ujung Padang Marhaban memberikan tanggapan dan saran kepada Komandan Kodim bahwa lahan tanah Desa Ujung Padang yang akan dijadikan percetakan sawah baru memiliki sengketa.

"Sengketa antara masyarakat dengan HGU PT. Oleh karena itu masyarakat berharap supaya persengketaan tersebut dapat diselesaikan sehingga dapat terciptanya program percetakan sawah baru yang aman dan lancar," terangnya.

Namun, tambahnya, secara keseluruhan dalam program seperti ini masyarakat sangat mendukung atas bantuan dan partisipasi dari Komandan Kodim karena padi ini merupakan kebutuhan hidup yang paling utama untuk masyarakat.

"Diharapkan dengan adanya program percetakan sawah baru dapat membantu perekonomian dan kebutuhan hidup masyarakat serta meningkatkan swasembada pangan sehingga dapat berdaulat pangan," demikian katanya.[Red]

Baca Juga