Hari Kemerdekaan, Adhyaksa Dault Minta Pramuka Belajar Sejarah Indonesia

JAKARTA - Jika kita paham sejarah, maka kita akan tahu ke mana akan melangkah. Orang-orang hebat, seperti Bung Karno, Bung Hatta, Haji Agussalim, Gus Dur, Kiai Hasyim Asy'ari, Kiai Ahmad Dahlan dan Jenderal Sudirman, adalah orang-orang yang tekun mempelajari sejarah.

Hal itu disampaikan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault saat memberikan pidato upacara Peringatan Hari Kemerdekaan di Lapang Utama Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (17/08/2017). Karenanya, Adhyaksa meminta Pramuka harus belajar sejarah Indonesia dengan sunguh-sungguh.

"Pramuka harus mempelajari dan membuat konten tentang sejarah dan jadilah pelaku sejarah," ujar Adhyaksa Dault dengan berapi-api, di Cibubur, Jakarta Timur.

Bagi Adhyaksa, sejarah itu amat penting. Sehingga dia juga berpesan kepada Pramuka seluruh Indonesia agar sering-sering membaca buku-buku sejarah.
 
"Apapun jurusan adik-adik saat kuliah, jangan pernah meninggalkan buku-buku sejarah. Baca dan hayati buku-buku tersebut," kata pria berkumis ini.

Di tengah-tengah pidatonya, Adhyaksa meminta beberapa anggota Gerakan Pramuka yang menghadiri upacara untuk naik ke atas panggung. Berbondong-bondong mereka memenuhi panggilan dan naik ke atas panggung utama upacara, jumlahnya 15 orang.

Pria berkumis ini kemudian meminta mereka menceritakan satu sosok yang diidolakan. Beragam jawaban dari mereka. Ada yang menjawab Bung Karno, Jenderal Sudirman, Bung Hatta, Gus Dur, AR Baswedan (kakek Anies Baswedan), dan lain-lain.

Adhyaksa mengapresiasi anggota Gerakan Pramuka karena mereka tidak lupa dengan sejarah dan para pahlawan di negeri ini, yang susah payah dan berdarah-darah berjuang merebut kemerdekaan. Karena mereka, masyarakat Indonesia saat ini bisa merasakan manisnya kemerdekaan.

"Ada banyak pahlawan-pahlawan bangsa ini yang belum dituliskan riwayat hidup dan perjuangannya. Kakak yakin di daerah adik-adik sosok-sosok pahlawan itu ada. Sesuai tagline Kwarnas Gerakan Pramuka "Setiap Pramuka adalah Kantor Berita", adik-adik Pramuka bisa menuliskannya di media sosial," pungasnya.[*]

Baca Juga