Komitmen Cegah Narkoba, Wakil Bupati: Seluruh PNS Aceh Besar akan Tes Urine!

ACEH BESAR - Dengan merebaknya peredaran dan pemakaian narkoba yang meresahkan masyarakat, Bupati Aceh Besar menyatakan akan melakukan tes narkoba secara menyeluruh kepada seluruh PNS, tenaga honorer dan kontrak di lingkup Pemerintahan Aceh Besar.

"Dalam waktu dekat, kami akan melakukan tes urine secara mendadak terhadap seluruh pegawai negeri sipil (PNS) termasuk para pejabat Pemkab Aceh Besar," kata Tgk. H. Waled Husaini AW kepada LintasAtjeh.com usai acara silahturrahmi 1500 kader Partai Damai Aceh Kabupaten Aceh Besar di SMKN I Al Mubarkeya di Kayee Lee, Ingin Jaya, Jum'at (18/08/2017).

Oleh karena itu, dalam waktu dekat Pemerintah Aceh Besar akan bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Kata Waled, Pemkab akan melakukan tes narkoba ke setiap SKPD dengan secara dadakan tanpa diketahui oleh para pegawai.

Ia mengatakan tes urine itu nantinya akan dilakukan secara mendadak guna memastikan seluruh pegawai di pemerintahan itu bebas dari penyalahgunaan dan peredaran barang haram itu yang saat ini marak di Aceh khususnya Aceh Besar.

"Pelayanan publik tidak akan berjalan baik, jika aparat penyelenggara negara terlibat narkoba," kata Waled Husaini.

Dijelaskannya, Pemerintah Aceh Besar akan terus berupaya menekan peredaran narkoba dikalangan PNS dengan mengimbau seluruh pegawai di pemerintahan baru tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang lainnya.

Sebab, kata dia, jika pegawai terbukti atau kedapatan menggunakan narkoba akan diberikan sanksi tegas hingga dipecat dari jabatannya sebagai PNS.

"Jangan pernah sekalipun menggunakan narkoba, jika ada yang terlibat apalagi sampai menjadi bandar atau pengedar akan langsung saya pecat. Saya tidak main-main," katanya menegaskan.

Menurut dia, untuk memberantas narkoba tidak bisa dilakukan oleh bupati dan wakil bupati saja, melainkan peran serta seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan dalam memerangi barang haram tersebut.

Selama ini, PNS di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Aceh Besar belum dilakukan tes urine. Pemeriksaan ini bentuk keseriusan Pemkab Aceh Besar untuk melawan narkoba yang bisa menghancurkan generasi bangsa juga mengganggu kesehatan.

"Saya kira narkoba merupakan musuh bersama maka untuk mencegahnya harus melibatkan semua pihak. Termasuk pemerintah daerah, aparat hukum, masyarakat, ulama dan organisasi kepemudaan," kata Waled Husaini.[DW]

Baca Juga