Membanggakan! Baksos TNI-Rakyat di SDN Inpres Anggreso Memberamo Raya Papua

ANGGRESO MEMBERAMO - Papua 16 Agustus 2017. Kado HUT RI ke-72 di SDN Inpres Anggreso Distrik Memberamo Tengah, Kabupaten Memberamo Raya, Papua. Pasalnya kedatangan rombongan Baksos disambut dengan wajah-wajah ceria Guru dan murid SDN Inpres Kampung Anggreso. 

KondisiSD ini sangat memprihatinkan karena hanya terdiri tiga kelas, dua guru Honorer untuk mengajar kelas 1 sampai dengan kelas 6 sebagian siswa harus duduk dilantai. Sekolah tidak membawa alat tulis, mayoritas tidak berseragam dan tidak bersepatu.

Bangunan sekolah ini berdiri pada tahun 2012 yang sebelumnya menumpang di gedung-gedung gereja yang ada di Kampung Anggreso.

Ayub Bilase Kepala SDN Inpres Anggreso menyambut baik dan berterima kasih diadakannya Baksos yang diselenggarakan oleh relawan yang bermukim di Distrik Memberamo Tengah. Relawan terdiri dari guru SMP N 1 Memberamo Tengah, ibu rumah tangga, pedagang, tukang ojek, wartawan, TNI-AD dibantu warga Kampung Aggreso.

Vero dan Oka Jhon Siahaan guru honorer mendata bagi murid yang tidak sama sekali memiliki seragam sekolah, alat tulis, alat kebersihan dan alat peraga kepada Toni Morison Ketua Panitia Baksos saat mensurvey sekolah-sekolah dasar yang berada di Distrik Memberamo Tengah.

Semangat murid-murid SD Negeri Inpres Anggreso bangkit saat Toni Morison Ketua Panita Baksos memberikan sambutan untuk memberikan semangat.

"Bahwa adik-adik semua harus mengerti makna dari bendera pusaka Bendera Merah Putih. Bendera itu harus selalu kita ingat, harus selalu dekat dengan kita, sama halnya dengan seragam yang akan diberikan kepada adik-adik semua, harus dijaga dan digunakan ketika berangkat ke sekolah", tuturnya. 

Relawan membagikan buku dan alat tulis sebab selama ini siswa belajar dan menulis dengan pembagian kertas HVS perlembar. Alat tulis pensil yang dipotong-potong. Memberikan asupan gizi berupa susu dan roti.

"Bantuan alat tulis, seragam, alat kebersihan, alat peraga, alat olahraga dan asupan gizi ini sudah lama kami nantikan. Sebagai guru disini saya harus mengusakan kertas dan pensil, kapur tulis   dan penggaris. Sebenarnya papan tulis whiteboard lebih sehat dan irit karena kapur tulis bisa langka disini. Mudah-mudahan banyak donatur dan relawan yang peduli", kata Oka.

Satu lagi yang membanggakan para relawan adalah berdirinya tiang bendera dan berkibarlah Bendera Merah Putih di SD Negeri Inpres Anggreso dalam rangka menyongsong HUT RI ke-72. Para murid, masyarakat dan Panitia Baksos bergotong-royong mewujudkan tiang bendera sebagai energi hidup dan bangkitnya semangat peserta didik. Lagu Indonesia Raya berkumandang hikmat dan suasana hidup pendidikan di Kampung Anggreso.

Sementara itu, Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke ketika dimintai komentarnya menyatakan apresiasinya atas kegiatan bakti sosial yang dilakukan berbagai elemen masyarakat di Memberamo Tengah, di Papua tersebut. 

"Membangun negeri ini adalah tugas dan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia. PPWI sangat mendukung dan memberikan apresiasi atas segala inisiatif, kreativitas, dan kesungguhan berbagai elemen bangsa yang bahu-membahu membangun bangsanya, termasuk yang di Anggreso, Memberamo Tengah itu," ujar Wilson.[Red/Kl]

Baca Juga