Pembangunan Jembatan Misterius di Simeulue, Kok Bisa?

SIMEULUE - Sebanyak empat paket proyek pekerjaan pembangunan jembatan di wilayah Kabupaten Simeulue yang diduga milik PT. Plamboyan dibangun secara misterius. Proyek- proyek yang bersumber dari dana APBN 2017 dengan nilai kontrak sekitar Rp.11 milyar rupiah tersebut dilaksanakan tanpa memiliki papan pamplet identitas apapun.

Hasil penelusuran LintasAtjeh.com, Minggu (20/08/2017), proyek jembatan misterius tersebut tersebar di Desa Suka Jaya Kecamatan Simeulue Timur, Desa Lasikin Kecamatan Teupah Tengah, Desa Dihit Kecamatan Simeulue Tengah dan juga di Desa Laseng Alu Kecamatan Teupah Barat.

Sejak awal pembangunan pada Mei 2017 lalu hingga saat ini, keempat proyek jembatan yang dilaksanakan oleh PT.Plamboyan tersebut tidak memiliki papan identitas sehingga menimbulkan banyak pertanyaan warga dan para wartawan serta LSM di Simeulue tentang siapakah pelaksana jembatan tersebut dan perusahaan apakah yang melaksanakannya?

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Simeulue, Ali Hasmi mengatakan pihaknya tidak mendapat laporan soal pemasangan papan identitas proyek-proyek jembatan tersebut.

"Kami tidak tahu soal pemasangan papan kegiatan di proyek tersebut, karena dalam aturannya , pemasangan papan kegiatan tergantung di kontrak awal. Jika memang di dalam kontrak harus ada papan kegiatan, maka harus dipasang, tapi jika tidak, maka pelaksana tidak diwajibkan memasang papan kegiatan tersebut," kata Ali Hasmi.

Kepada LintasAtjeh.com, kontraktor Simeulue inisial YS mengatakan, bahwa proyek pembangunan jembatan tersebut milik pengusaha Toko SM dan dikerjakan oleh PT.Plamboyan. Menurutnya, alasan proyek tersebut tidak memiliki papan identitas ialah agar tidak diketahui masyarakat tentang jumlah pagu anggarannya.

"Proyek jembatan ini milik pengusaha Toko SM di kerjakan oleh PT. Plamboyan dan tersebar di empat kecamatan di Simeulue dengan nilai kontrak sekitar Rp.11 milyar rupiah. Soal kenapa papan indentitas tersebut tidak dipasang mungkin agar tidak diketahui publik tentang jumlah nilai anggaran proyek yang begitu besar tersebut," kata Ys.

Pekerjaan jembatan misterius ini telah menarik perhatian dan kecurigaan warga tentang adanya kecurangan dan pengurangan ukuran besi yang dipasang. Menurut warga, ukuran besi yang dipakai sangatlah tidak wajar atau terlalu kecil sebagai bahan kontruksi jenis jembatan pada umumnya.[FIR]

Baca Juga