Pemkab Abdya Bakal Me'Merdeka'kan Aisyah dari Gubuk Reotnya

ABDYA - Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat Daya periode 2017-2022, Akmal Ibrahim-Muslizar, MT, berkomitmen untuk menjalankan program mengembalikan harapan rakyat, artinya mengabdi semata-mata untuk melayani rakyat. Salah satunya dengan memberikan bantuan rumah yang layak untuk ditempati.

Keseriusan Bupati dan Wakil Bupati Abdya ini, langsung ditunjukkan dengan merespon cepat keluhan warga Aisyah di Desa Seunulop, Kecamatan Manggeng, Abdya.

Selama ini, Ibu Aisyah (45), seorang ibu rumah tangga yang memiliki anak 3 orang yang menempati gubuk reot dan tidak layak huni berdinding papan lapuk serta beratap rumbia.
Sesuai instruksi Bupati Abdya Akmal Ibrahim, Kamis (10/8/2017), Wakil Bupati Abdya Muslizar, MT, kemudian mengecek tentang berita yang di upload di facebook Polisi Polsek Manggeng mengenai rumah dhuafa yang ditempati oleh Ibu Aisyah di Gampong Seunulop, Kecamatan Manggeng.

"Kita turun langsung ke tempat bukan tidak percaya tapi ingin memastikan tentang hak milik tanah, sudah pernah atau belum dibantu oleh pemerintah sebelumnya agar tidak tumpang tindih dan salah sasaran," kata Muslizar, MT.

"Rumah ini akan kita bangun dalam waktu dekat dengan menggunakan anggaran daerah," tandasnya setelah mendengar keluh kesah Aisyah di gubuk reotnya.
Bahkan, Muslizar, MT, memposting beberapa foto rumah Aisyah di laman facebooknya dengan caption "Meski secara kehidupan Belom merdeka 
Tapi tetap Merah putih".


Sementara itu, Kapolres Abdya AKBP Andi Hermawan SIK, MSi, melalui Kapolsek Manggeng IPTU Sunardi Yahmin, SH, saat dihubungi LintasAtjeh.com, Jum'at (11/08/2017), mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Abdya atas respon cepatnya menanggapi informasi keluh kesah warga kaum dhuafa.

"Terimakasih Bapak Bupati, serta Bapak Wakil Bupati Abdya yang sudah langsung turun ke lokasi. Semoga Ibu Aisyah kedepan bisa mendapatkan bantuan rumah layak huni," ujar Kapolsek Manggeng.[Red/ADI S]

Baca Juga