34 Mahasiswa Akper JG Sigli Berangkat ke Bandung


PIDIE - Tadi malam sebanyak 34 Mahasiswa Akademi Keperawatan Jabal Ghafur Sigli diberangkatkan ke Bandung untuk menjalani praktek klinik keperawatan di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin Kota Bandung, Jawa Barat. Kegiatan tersebut akan berlangsung dari 9 September hingga 4 November 2017.
Direktur Akper Ghafur Sigli, H. Antasari Idris, SKM, MNSc saat pelepasan keberangkatan mahasiswa di Halaman Biro Akper Jabal Ghafur  Sigli mengatakan, Akper Jabal Ghafur Sigli harus terus meningkatkan kualitas sebagai langkah untuk mempersiapkan lulusan yang memiliki wawasan.
"Setiap Mahasiswa Akper harus punya kemampuan yang handal agar bisa menjadi perawat yang profesional dan siap pakai," katanya.
Ia berharap agar mahasiswa selama mengikuti praktek keperawatan di Bandung untuk tetap menjaga tata krama dan nama baik almamater, menjunjung tinggi nilai-nilai kultural ke-Acehan dan syariat Islam, mematuhi segala peraturan yang berlaku di tempat praktek serta bisa memaksimalkan waktu untuk menggali ilmu dan skill sebanyak-banyaknya.
Menurutnya,  ia sangat mengapresiasi dan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada segenap pembimbing, pembina, dosen, mahasiswa serta orang tua atas bantuan dan kerjasama yang baik sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.
Bersamaan dengan itu, Wadir Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ns. Mirzal Tawi, S.Kep, MKM, turut menyampaikan sejak 2013/2014 Akper Jabal Ghafur Sigli telah mengirimkan mahasiswa praktek klinik ke RSUP Hasan Sadikin Bandung.
"Mahasiswa yang diberangkatkan tahun ini dibagi dalam 2 (dua) gelombang pertama sebanyak 34 orang dimulai dari tanggal 09 September hingga tanggal 7 Oktober 2017 dan Gelombang kedua akan diberangkatkan tanggal 7 Oktober 2017 sampai tanggal 4 November 2017. Selain ke Bandung, sebagian mahasiswa Akper Jabal Ghafur Sigli juga sudah diberangkatkan 3 hari yang lalu ke RSUP Adam Malik Medan," katanya.
Menurutnya, sebelum melakukan praktek ke pulau Jawa berbagai kegiatan pengembangan terus dilakukan selain kegiatan formal dalam bentuk proses belajar mengajar dikampus, juga pelaksanaan praktik lab keperawatan mandiri dan praktek lapangan.
"Praktek klinik dilaksanakan pada mahasiswa tingkat akhir dimaksudkan agar mahasiswa bisa profesional di bidangnya melalui proses latihan yang intensif. Kami yakin jika nanti sudah selesai akan menjadi tenaga siap pakai," ungkapnya.[CJ Fahmy M Al Asyi]

Baca Juga