Antusiasme Ribuan Warga Bakongan Timur Nobar Film G 30 S/PKI 

ACEH SELATAN - Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2017, ribuan masyarakat Bakongan Timur (Bakotim) tumpah ruah dalam acara Nobar Film G 30 S PKI yang digelar Koramil 08/Bakongan bertempat di lapangan bola kaki Desa Seubadeh, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Jum'at malam (29/09/2017).

Acara Nobar yang ditayangkan oleh salah satu media televisi swasta TV One dimulai pada pukul 21.30 hingga 01.30 WIB tersebut dihadiri oleh Danramil Bakongan Kapten Inf Endang Ruhiyat, Camat Bakotim H. Huzaifah, SE, perwakilan Polri dari Polsek Bakotim, Kepala Mukim Bakotim Jalaludin, tokoh agama Tarmizi S. Pd, para keuchik se-Bakotim dan masyarakat sekitar 1000 orang lebih.

Sejak dimulai acara, penonton sudah memadati lapangan sepakbola. Tidak ada kegaduhan yang terjadi bahkan ribuan masyarakat terlihat antusias, serius dan fokus menyaksikan Film G 30 S/PKI. Kali ini warga benar-benar menyimak dan memahami makna yang terkandung dalam film tersebut.

Menurut salah satu warga, Ponariyo mengatakan bahwa TNI sangat tepat memutar Film G 30 S/PKI disaat negara sedang dalam goncangan bahaya laten komunis.

"Memang sangat terasa walaupun tidak bisa diungkapkan oleh masyarakat. Kami jujur sangat resah dengan berbagai persoalan yang silih berganti menerpa bangsa Indonesia," ujar Ponariyo.

Tambahnya, masyarakat sudah lama menunggu pemutaran film ini, karena ini adalah sebuah gambaran atas peristiwa kelam yang sangat tragis.

"Masyarakat ingin tahu yang sebenarnya, karena banyak polemik yang diciptakan. Kami percaya TNI memberikan penerang kepada masyarakat bahwa bahaya laten komunis telah bangkit lagi. Ini pelajaran untuk generasi muda kalau PKI sudah berkhianat terhadap Pancasila dan negara. Jangan sampai terulang kembali sejarah kelam itu," imbuhnya.

Dalam adegan Film G 30 S/PKI yang diputarkan dengan versi full movie, terdengar sesekali teriakan dan gemuruh suara penonton menyaksikan kebiadaban PKI membunuh para Jenderal TNI yang difitnah akan melakukan kudeta terhadap Presiden Soekarno.

Perlu diketahui, tujuan pemutaran film ini adalah ingin mengajak bangsa Indonesia untuk tidak melupakan sejarah kelam dan mencegah terulang kembali kekelaman tersebut.

"Peristiwa itu adalah fakta sejarah, supaya diketahui generasi muda, agar kita tidak terprovokasi dan terpecah-pecah lagi," terang Danramil Bakongan Kapten Inf Endang Ruhiyat.

"Sejarah kelam ini kalau kita tidak ingatkan, dalam kondisi negara seperti ini, masyarakat tidak tahu bahwa ada gerakan-gerakan yang mengadu domba," pungkas Danramil seusai Nobar Film G 30 S/PKI bersama masyarakat yang setia menunggu hingga tengah malam (30/09/2017).[Red]

Baca Juga