Dinas Pendidikan Aceh Tamiang Gelar Nobar Film 'Selembar Itu Berarti'

ACEH TAMIANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah (Pemkab) Kabupaten Aceh Tamiang bekerja sama dengan PT Mora Heart menggelar acara nonton bareng (Nobar) film yang berjudul 'Selembar Itu Berarti', di Aula Gedung SKB, Karang Baru, Selasa (26/09/2017) pagi.

Pantauan LintasAtjeh.com, puluhan kepala sekolah, para guru, juga Majelis Pendidikan Daerah (PMD) Kabupaten Aceh Tamiang ikut menghadiri acara nonton bareng film hasil garapan sutradara asal Sumatera Utara (Sumut) yang beberapa waktu lalu berhasil masuk ke dalam Rekor MURI, bernama Dedy Ardinsyah Siregar.

Saat menonton film yang menceritakan tentang kakak beradik, Putri (Puteri Dalilah Siagian) dan Diaz (Raihan F Valendiaz) yang berjuang untuk sekolah meski terjebak dalam kemiskinan. Putri dan Diaz mengumpulkan kertas selembar demi selembar dan kemudian dijadikan sebuah buku untuk sekolah, hampir seluruh yang hadir 'menitikkan' air mata kesedihan.

Menariknya lagi, film ini banyak dibintangi oleh pemain-pemain baru yang merupakan putra dan putri asli Sumatera Utara, yakni Putri Dalilah Siagian, Raihan F Valendiaz, Yessica T Simanjuntak dan beberapa lainnya. Tak ketinggalan, tiga pemain senior, Anwar Fuadi, Raslinna Rasyidin dan Jay Wijayanto turut ikut dalam film ini.

Saat selesai pemutaran film 'Selembar Itu Berarti', pihak Master of Ceremonies (MC), Tengku Sahudra M.Pd, meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Aceh Tamiang, Drs Ikhwanuddin, untuk memberikan testimonial terkait film yang membawa pesan moral yang cukup kuat untuk kehidupan, khususnya dalam dunia pendidikan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Aceh Tamiang, Drs Ikhwanuddin, banyak makna positif yang terkandung dalam film tersebut, sayang kepada adik, semangat untuk bersekolah dan jiwa sosial lainnya. Film 'Selembar Itu Berarti' sangat penting ditonton oleh seluruh siswa-siswi.

Testimonial dari Ikhwanuddin, dikuatkan dengan testimonial dari sejumlah kepala sekolah dan para guru yang masih terlihat linangan air mata mereka karena merasa terharu serta sedih ketika menonton film yang wajib ditonton oleh seluruh anak negeri sebagai landasan 'revolusi mental' untuk generasi penerus bangsa.

Sutradara Dedy Ardiansyah turut menyampaikan bahwa misi dari film ini tidak lain untuk mendukung pendidikan di Indonesia lebih dan maju lagi ke depanannya. Film 'Selembar Itu Berarti' juga menjadi wadah tontonan sebagai tuntutan bagi masyarakat.

"Saya melihat sangat minim film pendidikan di Indonesia. Makanya saya dan teman-teman buat film ini. Kita harus mendukung film-film pendidikan di Indonesia," kata Dedy Ardiansyah Siregar.[Zf]

Baca Juga