Gawat! Kades Dicopot, Seluruh Perangkat Desa Tokoh II Ikut Mundur

ABDYA - Sabil Nasrul, Pj Kepala Desa Tokoh II, Kecamatan Lembah yang dicopot Bupati Akmal Ibrahim beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Karena 14 perangkat desa lainnya juga ikut mengundurkan diri dari jabatan masing-masing, Minggu (11/09/2017).

"Mundurnya 14 perangkat Desa Tokoh II dari jabatannya disebabkan persoalan pelantikan Pj Kepala Desa yang baru dan dicopotnya Kades lama oleh Bupati Abdya pada 06 September lalu," kata Sekretaris Desa Tokoh II, Teuku Jasman Nur kepada LintasAtjeh.com, Senin (11/09/2017), di Manggeng.

Menurut Jasman, proses pencopotan Pj Kades lama dan pelantikan Pj Kades baru yang dilakukan oleh Pemerintah Abdya tidak ada dilakukan musyawarah dengan perangkat desa.

"Kami perangkat desa dianggap tidak ada, tahu-tahu sudah dikeluarkan SK baru oleh Pemkab Abdya," ungkapnya.

Padahal, sebutnya, secara aturan yang berhak mengusulkan Pj Kades baru tersebut adalah anggota lembaga musyawarah desa yang terdiri dari anggota Tuha Peut, aparatur masjid, tokoh pemuda, cerdik pandai dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.

"Pergantian tidak dilakukan musyawarah dan mufakat dan masyarakat tidak tahu sama sekali atas hal tersebut. Seharusnya yang mengusulkan itu lembaga Tuha Peut, tapi ini cukup diteken oleh satu orang warga yang mengatasnamakan tokoh masyarakat langsung disetujui Bupati Abdya," sebut Jasman.

Oleh sebab itu, kata dia, kami perangkat Desa Tokoh II yang meliputi ketua dan seluruh anggota Tuha Peut (lembaga musyawarah desa), Imam Masjid, Tengku Khatib Masjid, Tengku Bilal (Muazin) Masjid, Tengku Khadam Masjid dan Tengku Farzhu Kifayah, Sekretaris desa dan seluruh Kepala Dusun mengundurkan diri dari jabatan yang selama ini kami jabat.

"Kalau seandainya pengajuan Pj berdasarkan prosedur dan musyawarah, kami terima siapa saja. Tapi ini tidak demikian, justru sebaliknya sehingga tidak ada artinya jabatan desa ini kami pertahankan. Cuma lambang saja, wewenang kami tidak ada," ungkap Sekretaris Desa Tokoh II.

Sambungnya, untuk sementara waktu seluruh kegiatan di Desa Tokoh II vakum, yang ada hanya pembicaraan masyarakat terhadap pemberhentian kades tanpa musyawarah dan pengunduran 14 pejabat penting di desa itu.

"Yang sangat disayangkan, kegiatan di masjid juga tidak lagi berjalan semestinya gara-gara Pemkab Abdya asal copot kades hanya gara-gara sepele," pungkas Jasman singkat.[ADI S]

Baca Juga