Ketua Hanura Aceh Utara Ajak Pemuda Cerdas Berpolitik

ACEH UTARA - Akibat dari politik yang tidak sehat terjadilah perpecahan di tengah masyarakat. Tak jarang, masyarakat juga menjadi korban dan kondisi ini sangat disayangkan.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPC Partai Hanura Aceh Utara Zulkarnaini menginstruksikan kepada kader dan pengurus dengan melakukan langkah-langkah konkrit untuk menciptakan politik yang cerdas. 

"Kader Hanura harus berbahasa santun dalam berpolitik di tengah masyarakat, selain itu, pemuda harus di depan dengan memperbanyak pengetahuan sejarah politik," ujarnya kepada LintasAtjeh.com, Selasa (19/09/2017).

Ketua DPC Hanura Aceh Utara menambahkan tidak ada larangan untuk berpolitik baik pemuda maupun kaum tua, kita perlu kecerahan masa depan. Dalam dunia politik para pemuda harus cerdas jangan berpolitik untuk kepentingan orang lain.

Zulkarnaini berharap pada pemuda yang merupakan penerus Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya untuk bisa menciptakan sebuah inspirasi dan inisiatif yang tinggi terhadap politik.

"Dengan mendalami dan mempelajari sejarah politik tentunya, sehingga terciptalah politik yang cerdas di kalangan masyarakat," tegas Zulkarnaini.

Hal senada juga disampaikan Ridwan Bin Ibrahim, salah seorang tokoh masyarakat di Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Menurut Heri, pemuda yang merupakan generasi penerus bangsa harus mamperbanyak pengetahuan sehingga tidak menyimpang dalam berpolitik.

Dikatakannya, banyak terjadi penyimpangan dalam perpolitikan di masa sekarang. Hal tersebut terjadi akibat kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang politik.

"Alangkah baiknya kita pahami mana politik sehat dan mana politik yang tidak sehat sehingga kedepan tercipta politik yang sehat dalam masyarakat," tuturnya.[Red]

Baca Juga