Panitia Turnamen Bola Kaki 'Erawati Cup' Terkesan Dzalimi Opak FC

ACEH TAMIANG - Panitia Turnamen Bola Kaki Erawati Cup yang digelar di Kampung Cinta Raja, Kemukiman Bandar Baru, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, yang diketuai oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditengarai tidak memiliki KTP Aceh Tamiang, Khalid, terkesan telah mendzalimi salah satu tim peserta turnamen, bernama Opak FC.

Informasi yang dihimpun LintasAtjeh.com, Senin (11/09/2017) kemarin, Panitia Turnamen Bola Kaki Erawati Cup terkesan telah semena-mena melontarkan tuduhan bahwa Tim Sepakbola Opak FC melakukan perekrutan pemain luar Kampung Upah (Upah_red), sejumlah tiga orang, lalu mendiskualifikasi tim tersebut.
Kepada LintasAtjeh.com, Selasa (12/09/2017), Pelatih Opak FC, M. Diah alias Wak Yah mengatakan, Panitia Turnamen Erawati Cup telah mendzalimi tim sepakbola asuhannya. Pasalnya tiga pemain yang dituduh oleh panitia sebagai warga luar Kampung Opak adalah tuduhan yang sangat dzalim karena ketiganya adalah warga Kampung Upah.

Anehnya lagi, jelas Wak Yah, tuduhan semena-mena yang dilontarkan oleh lawan tanding Opak FC, yakni Sungai Iyu FC dilontarkan setelah usainya pertandingan babak pertama dan Opak FC telah meraih kemenangan sementara dengan skor 1-0. 

"Tadi ketika kami membawa identitas kependudukan ketiga pemain yang dituduh panitia sebagai warga luar Kampung Upah, pihak panitia tetap memaksa kehendak aneh mereka," demikian terang pelatih Opak FC, Wak Yah.

Pada hari yang sama sekira pukul 15.29 WIB, LintasAtjeh.com mengkonfirmasi Ketua Panitia Turnamen Bola Kaki Erawati Cup, Khalid, namun dirinya hanya mengangkat Hp-nya saja tapi tidak bicara sepatah katapun (diam membisu). Tidak lama kemudian sekira pukul 15.31 WIB, Khalid mengirim sms dan mengatakan dirinya lagi di jalan dari Solo, sebentar lagi dia akan menelpon balik.

Karena saat dikonfirmasi melalui telpon, Khalid tidak berbicara sepatah katapun, sekira pukul 15.35 WIB, LintasAtjeh.com kembali mengkonfirmasi Ketua Panitia Turnamen Bola Kaki Erawati Cup yang ditengarai tidak ber-KTP Aceh Tamiang, Khalid melalui pesan sms ke dua yang hanya berbeda waktu empat menit, Khalid tidak lagi mengatakan dirinya lagi berjalan dari Solo, tapi sedang menghadap Pimpinan Gontor di Jawa Timur.

Ironisnya! Sampai dengan hari ini, Minggu (17/09/2017), Ketua Panitia Turnamen Bola Kaki Erawati Cup, Khalid, belum menepati janjinya untuk menelpon dan memberikan informasi yang dipertanyakan LintasAtjeh.com (Pembohong_red). 

Ini dia bunyi dua sms dari Khalid:

Sms pertama, masuk sekira pukul 15.31 WIB, "Ntar aku telpon .ne lg di jalan dr solo."

Dan sms kedua, masuk sekira pukul 15.49 WIB, "Mf nanti aku telpon ya .skrg lg menhadap pimpinan gotor di jatim."[Zf]

Baca Juga