Peringati Hardikda, Dandim 0107/Aceh Selatan Turut Serahkan Hadiah

ACEH SELATAN - Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto menghadiri upacara peringatan hari pendidikan daerah ke-58 tahun 2017 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) Asel, bertempat di Jalan Syech Abdurrauf Desa Kampung Padang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (07/09/2017).

Acara yang berlangsung khidmat dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tapaktuan Zulkarnaini, SH, Kabag Ops Polres Asel Kompol Sapril, Asisten I Erwiandi, Asisten II Zaini Bakri, Asisten III Said Ashar, para Kepala SKPK Asel, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Asel, para siswa SD, SMP dan SMA Tapaktuan.

Upacara dihadiri sekitar 250 orang tersebut, Wakil Bupati Aceh Selatan Kamarsyah, S.Sos, MM, bertintak selaku Inspektur Upacara (Irup), Komandan Upacara (Danup) Kepala SMP 1 Tapaktuan Erdiansyah, S.Pd, Perwira Upacara (Paup) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Martunis, pembawa acara Kasubbag Protokol Setdakab Ulfah Khairiyah, SE, pembaca UUD 1945 Guru SMPN 1 Sawang Al Zikri Rahmatillah, S.Pd, Pembaca Doa Kasi Penyelenggaraan Syariah Aljabar Fauzi, S.Ag, pengibar bendera Siswa SMAN 1 Tapaktuan dan Aubade Cerana Gempita SMAN 1 Tapaktuan.

Dalam upacara Hardikda, Wabup Asel Kamarsyah, S.Sos, MM, selaku Irup dalam amanat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, menyampaikan bahwa sejarah Hari Pendidikan Daerah ini diawali ketika para pemimpin Aceh meletakkan tonggak sejarah berdirinya Universitas Syiah Kuala, IAIN Ar- Raniri dan Dayah Manyang oleh Tgk. Chik Pante Kulu yang berada di dalam satu wilayah yang dinamakan Kota Pelajar, Mahasiswa atau Kopelma Darussalam.

"Pada tanggal 2 September 1959, Presiden Soekarno meresmikan Kampus Darussalam sebagai tonggak penguatan pendidikan di Provinsi Aceh dapat kita atasi secara efektif dan tepat sasaran," sebut Irup.

Lebih lanjut Gubernur Aceh dalam amanatnya, menegaskan kembali bahwa pemerintah Aceh akan terus meningkatkan perhatiannya bagi kemajuan pendidikan di daerah Aceh, setiap tahun ke tahun mengucurkan sekitar 20 % dari APBA untuk urusan pendidikan.

"Anggaran dana otsus yang sudah dialokasikan untuk pendidikan jangan kita sia-siakan, manfaatkan dan buat terobosan peningkatan mutu, pembinaan SDM tenaga pendidikan," ungkapnya.

Gubernur Irwandi Yusuf mengharapkan kepada bupati dan walikota serta pihak yang terkait agar segera memgambil langkah strategis guna menjalankan kebijakan ini dengan baik sehingga tidak ada lagi saling tuding soal kemunduran pendidikan di Aceh.

"Pendidikan sebagai salah satu prioritas di Aceh setidaknya ada dua kegiatan utama yaitu bersentuhan dengan pendidikan yaitu mewujudkan Aceh Carong, Aceh Meuadab," sebutnya.

Pesan Gubernur Aceh dalam amanat yang dibacakan Irup Kamarsyah, S.Sos, MM, bahwa ada sebuah harapan yang terkandung dalam momentum Hardikda ini.

"Mari kita membenah diri guna tercapainya program sehingga melahirkan generasi yang mampu mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, menjadi manusia beriman dan bertaqwa, berakal mulia, berilmu kreatif dan mandiri," tutup Irup mengakhiri amanat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Usai pelaksanaan upacara, dilanjutkan acara tambahan, Dandim 0107 Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto beserta pejabat daerah lainnya ikut membagikan hadiah kepada guru, kepala sekolah, pengawas serta siswa SD dan SMP yang berprestasi di tingkat Provinsi Aceh dan Tingkat Nasional.[Red]

Baca Juga