Ribuan Warga Abdya Banjiri Lapangan Pante Perak Nobar Film G 30 S/PKI

ABDYA - Kodim 0110/Abdya kembali menggelar nonton bareng Film G 30 S/PKI bersama masyarakat yang dipusatkan di Lapangan Pante Perak, Susoh, Aceh Barat Daya, Jum'at (29/09/2017) malam.

Kali ini, Kodim 0110/Abdya menayangkan film sejarah kelam Bangsa Indonesia yang terjadi di 52 tahun lalu itu dengan memanfaatkan siaran langsung dari stasiun TV One.

Sebanyak 1200 orang penonton memadati lapangan kebanggaan Abdya menyaksikan film kekejaman dan kebiadaban komunis yang berlambangkan 'palu arit' itu.

Adapun jumlah angka tersebut merupakan komponen yang terdiri dari TNI 85 orang, Polri 35 orang, PNS 100 orang, Persit 55 orang, Toga dan Tomas 78 orang serta 852 orang dari berbagai lapisan masyarakat.

Dalam acara Nobar tersebut juga turut hadir Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Puji Hartono, S.I.P., Wabup Muslizar MT yang mewakili Bupati Abdya, Kapolres Abdya Andy Hermawan, SIK, M.Sc., Ketua DPRK Abdya Zaman Akli, S.Sos., Sekda Abdya Drs. Thamrin, Waka Polres Abdya Kompol Jatmiko, SiK., Mewakili Tokoh Agama Abdya Ustad Satria Wahyudi, Lc, serta para Perwira Jajaran Kodim 0110/Abdya dan Polres Abdya.

Wabup Abdya Muslizar MT selaku perwakilan dari Tokoh Masyarakat mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Abdya yang telah meluangkan waktu untuk bersama-sama menyaksikan pemutaran Film G 30 S/PKI yang telah lama hilang dari peredaran.

Wabup menambahkan, bagi anak-anak pelajar SMP dan SMA/Sederajat yang saat ini belum pernah menonton dan menyaksikan Film G 30 S/PKI, Nobar tersebut merupakan kesempatan edukasi sejarah di luar kelas.

"Kepada Dandim 0110/Abdya beserta jajarannya, terimakasih banyak atas partisipasinya yang telah menyelenggarakan penayangan Film G 30 S/PKI ini. Sehingga menjadikan pembelajaran kepada generasi muda bangsa, bahwa peristiwa G 30 S/PKI merupakan suatu tindakan biadab yang ingin merubah ideologi bangsa menjadi komunis," sambut Wabup.

Wabup berharap melalui Nobar Film G30S/PKI tersebut menjadi pembelajaran bagi bangsa khususnya generasi muda dalam menghadapi ancaman paham PKI yang mulai bangkit di Negara Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Ustad Wahyudi Satria Lc selaku Tokoh Agama juga menyampaikan apresiasi terhadap Kodim 0110/Abdya atas terselenggaranya penayangan film yang menurutnya paling biadab dan kejam atas apa yang dilakukan oleh PKI dengan menculik dan membunuh para jenderal yang tidak berdosa itu.

Ustadz Wahyudi dalam penjelasannya menegaskan "Barang siapa yang ingin berusaha merongrong keutuhan Bangsa dan Negara Indonesia itu adalah musuh kita bersama".

Nobar yang berlangsung pada malam puncak 52 tahun sejarah kelam Bangsa Indonesia ini masyarakat Abdya begitu sangat antusias. Hal ini terbukti acara yang dimulai dari pukul 21.30 WIB sampai dengan 01.20 WIB ini diikuti sampai dengan selesai penghabisan film. 

Bahkan diawal penayangan ada sebuah 'Kesepakatan' anti dan tolak PKI melalui yel-yel yang dipimpin oleh Ustad Wahyudi Satria Lc., selaku Tokoh Agama Abdya.[Pen IM]

Baca Juga