Waduh! Proyek Pembuangan Tinja ke Makam Ulama Terus Dilanjutkan

BANDA ACEH - Ketua Peusaba Aceh sangat marah dan mengutuk tindakan Pemkot Banda Aceh yang melanjutkan proyek pembuangan limbah tinja di Makam Ulama. Sudah banyak sekali ahli yang berbicara tentang Gampong Pande dan titik nol serta temuan nisan dan pondasi Masjid Darul Makmur yang ada dalam area proyek. 

"Bagaimana Pemerintah mengaku dekat dengan ulama dan membuat majelis zikir? Sedangkan makam ulama dihancurkan, tidakkah Pemerintah punya malu?" tanya Ketua Peusaba Aceh, Mawardi Usman kepada Pemkot Banda Aceh yang dikirimkan ke redaksi LintasAtjeh.com, Sabtu (09/09/2017).

Dikatakannya, apapun yang anda banggakan, kelak anda akan dikutuk generasi mendatang sebab menghilangkan sejarah peradaban Aceh. Seorang yang sudah tahu itu makam ulama lantas tetap membuang tinja di makam itu.

"Maka Allah akan mengutuknya sebab hatinya sudah mati sama seperti Bani Israil yang dikutuk jadi kera dan babi," demikian Mawardi mengingatkan.

Peusaba menegaskan akan terus membela makam ulama dan situs Masjid Istana Darul Makmur walaupun apapun resikonya. 

"Semoga Pemerintah mendapatkan dana yang demikian melimpah atas jasa-jasanya memusnahkan sejarah Aceh, makam ulama dan  peninggalan indatu bangsa Aceh," sindir Ketua Peusaba.[Red]

Baca Juga