Petir Menyambar Sejumlah Pelajar SMP Al Alaq

ACEH UTARA - Sebanyak Dua orang meninggal dunia, 10 orang luka ringan dan 1 orang kritis akibat tersambar petir pada saat sedang berteduh dari hujan di Kantin SMP Al-Alaq, Komplek Perumahan Asean, Desa Paloh Lada Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (07/10/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kabag Ops, Kompol Ahzan, mengatakan saat itu hujan lebat disertai petir melanda kawasan itu dan sekitarnya. Sejumlah 13 orang yang terdiri dari 11 pelajar SMP Al Alaq dan dua warga yang berada di dalam Kantin tiba-tiba disambar petir setelah awalnya menyambar sebatang pohon yang ada di lokasi kantin tersebut.

"Sebelumnya para korban berada di dalam kantin untuk berteduh dari hujan yang deras. Lalu petir menyambar pohon dan langsung menyambar para korban yang ada di dalam kantin," ujarnya. 

"Kemudian seluruh korban di bawa ke RS Komplek Perumahan Arun Kota Lhokseumawe," imbuh Kompol Ahzan.

Akibat sambaran petir ini, sambung Ahzan, dua korban dinyatakan meninggal dunia yaitu Muhammad (45), tukang becak asal Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, dan M. Zaki (13), pelajar SMP Al Alaq asal Desa Ulee Madon Muara Batu. Sedangkan korban kritis adalah Aisyah (40), ibu rumah tangga asal Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara.

Adapun yang terluka ringan sejumlah 10 orang yang merupakan pelajar SMP Al Alaq, adalah T. M. Zaki (14), warga Desa Keude Krueng Geukuh, Ikhsan Maulana (14), Fatahilah (14), Rifki (14), Rizki Maulana (14), keempatnya warga Desa Tambon Tunong, Suhadi (14), warga Desa Krueng Geukuh, M. Aksa (14), warga Desa Paloh Lada, T. M. Ulul Azmi (14), warga Desa Paya Dua Banda Baro, Suher (14), warga Desa Keude Krueng Geukuh, dan M. Hilal Azmi (14), warga Desa Paloh Lada.[Sm]

Baca Juga