Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme Berlanjut ke Semua Provinsi

JAKARTA - Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme yang dilaksanakan pada tanggal 25-26 September 2017 silam di Nusa Dua Bali, akan berlanjut ke seluruh provinsi di Indonesia. Hal tersebut di sampaikan dalam konferensi pers paska pertemuan Stering Comitee (SC) dan Organizing Comittee (OC), di Hotel Alia Cikini, Jakarta, Rabu (04/10/2017) kemarin.

Pertemuan koordinasi tersebut dihadiri oleh Stering Comittee (SC) yang hadir antara lain; Prof Dr H Zainal Abidin, M. Ag, Dr. Muarar Siahaan, SH, MH, Prof. Drs. H.M. Shirozi, Ph. D, Dr. Ida Bagus Radendra S., SH, M. Hum, Indahwan Suci Ning Ati, SH, MH, dan DR. Drs. M. Sayuti Enggok dan juga seluruh Organizing Comittee (OC) di setiap daerah/provinsi.

Aksi kebangsaan yang bertajuk Kuliah Akbar Kebangsaan melawan Radikalisme tersebut akan dihadiri oleh 4 juta Civitas Akademik dan dipusatkan di kampus-kampus seluruh Indonesia.

Berdasarkan hasil rapat antara SC dan OC Rabu kemarin, untuk wilayah Jakarta, Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi tersebut akan dipusatkan di lapangan Monumen Nasional (Monas) atau lapangan Benteng, Jakarta Pusat dan untuk Banda Aceh akan dipusatkan di Lapangan Tugu Darussalam.

Hal tersebut diungkapkanTarmizi MSI selaku OC perwakilan Aceh kepada LintasAtjeh.com melalui pesan elektroniknya, Kamis (05/10/2017).

Dijelaskannya, kegiatan ini dilaksanakan untuk mempertegas posisi Perguruan Tinggi dalam melawan radikalisme dan juga diharapkan menjadi spirit bagi kalangan pemuda, mahasiswa di perguruan tinggi untuk merevitalisasi kembali nilai-nilai dan semangat 'Sumpah Pemuda'.

"Diharapkan agar dapat diaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai modal bersama mewujudkan Indonesia yang damai, adil, makmur dan sejahtera," tambah Tarmizi MSI yang juga Ketua Pospera Aceh.[*]

Baca Juga