F-GMA: YARA Jangan Bermain Api dengan Warga Laweung dan Batee!

BANDA ACEH - Ketua Front Gerakan Marwah Aceh/F-GMA meminta YARA berhenti menangani kasus PT. Samana Citra Agung (SCA) yang sedang bersengketa dengan masyarakat Laweung dan Batee, Kabupaten Pidie.

Hal ini disampaikan Teungku Syekhy selaku Bumi Putera Laweung dan Ketum FGMA, kepada LintasAtjeh.com, Senin (23/10/2017), sehubungan pernyataan dari Kuasa Hukum PT Samana Citra Agung Safaruddin yang dimuat media online Aceh yang menganggap Bupati Pidie Roni Ahmad alias Abusyik kurang bijak dalam menanggapi isu penghentian pembangunan pabrik semen di Kecamatan Batee dan Muara Tiga, Pidie.

"Saya atas nama rakyat Laweung dan atas nama Ketum FGMA menilai YARA telah membuat kegaduhan dan bisa memancing amuk masyarakat kepada lembaga tersebut karena sudah sangat arogan," demikian ketus Tengku Syekhy.

Masih kata dia, kami minta YARA secara tegas untuk menghentikan bentuk manuver di Pidie dan di Aceh. Karena Yara sudah lari dari tujuan awal yaitu dia lembaga hukum untuk membela rakyat, bukan membela pengusaha nakal yang merugikan rakyat.

"Maka kami memberi peringatan keras terhadap YARA (Safaruddin) untuk tidak ikut campur dalam urusan sengketa rakyat dengan PT Samana Citra Agung, sebelum rakyat Pidie dan Aceh semakin memuncak kemarahannya," demikian tegasnya.

"YARA jangan bermain api dengan warga Laweung dan Batee," tandas Tengku Syekhy mengingatkan.[*]

Baca Juga