HUT TNI ke-72, Drama Kolosal Tjoet Njak Meutia Tampil Memukau di Blang Padang

BANDA ACEH - Drama kolosal Tjoet Njak Meutia dengan judul "Mutiara Rimba" tampil memukau pada acara puncak HUT TNI ke-72 Tahun 2017 di Blang Padang, Banda Aceh, Kamis (05/10/2017).

Sejumlah undangan dan peserta upacara pun memberi aplaus atas aksi yang ditampilkan oleh gabungan siswa SMA Modal Bangsa dan organik serta Persit Rindam Iskandar Muda. Mereka menikmati setiap adegan perjuangan rakyat Aceh untuk mengusir penjajah dari bumi Aceh.

Drama yang mengusung tema "Mutiara Rimba" tersebut mengisahkan kekejaman penjajahan Belanda terhadap rakyat Aceh. Penyiksaan terhadap rakyat Aceh dalam adegan tersebut sangatlah dramatis. Dengan suara dubbing stereo yang menggunakan suara para seniman Aceh. Suguhan drama kolosal tersebut nampak seperti tayangan 3 dimensi layaknya di sinema kelas premier.

"Saya terkesan dengan tayangan ini pak, dan saya terharu ketika mendengar dialognya," ujar Muklis yang datang jauh dari Sabang hanya untuk melihat puncak HUT TNI ke-72 di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh.

Pimpinan Theater Merah Putih Rindam Iskandar Muda Kolonel Inf. Niko Fahrizal menampilkan drama kolosal tersebut untuk mengingatkan kembali kepada generasi penerus tentang spirit perjuangan rakyat Aceh dalam melawan penjajah Belanda yang harus rela mengorbankan nyawa dan harta.

"Hal mendasar pemilihan tema Tjoet Njak Meutia merupakan pahlawan Nasional yang Heroik serta gigih menentang dan melawan Belanda," tuturnya.

Mengulang keberhasilan penampilan Drama Kolosal Setapak Jejak Sebuah Negeri yang menampilkan pejuang Aceh Teuku Umar dan Tjut Nyak Dhien pada peringatan HUT RI ke-72 tahun 2017 di Blang Padang yang lalu, tayangan seri Cut Meutia ini menjadi suatu aset seni yang dimiliki oleh Lembaga Pendidikan Resimen Induk Kodam Iskandar Muda.

"Kini Theater Merah Putih Rindam Iskandar Muda dengan langkah berani mengangkat dalam bentuk drama kolosal yang akan didokumenterkan," ujar Danrindam IM.

Selanjutnya, Dandodik Bela Negara Rindam IM Letkol Inf Slamet Riyanto yang juga selaku koordinator inspirator drama kolosal menambahkan, memang benar pemilihan sosok Tjoet Njak Meutia adalah disamping anggun, berparas cantik juga sosok istri pejuang yang setia pada suami saat sama-sama berjuang yang melahirkan seorang putra Teuku Raja Sabi.

"Dimana dalam kisahnya sekilas bahwa Teuku Cik Tunong suami Tjoet Njak Meutia tokoh yang paling dicari Marsose Belanda lebih dulu gugur dalam peperangan.[Pen IM]

Baca Juga