Mak Jleeeb! GETAR Aceh Minta Kepala SKPA Dinonaktifkan

BANDA ACEH - Gerakan Titipan Rakyat (GETAR) Aceh, meminta kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf agar Kepala Satuan Kerja perangkat Aceh (SKPA), yang saat ini menjabat untuk dinonaktifkan terlebih dahulu selama proses pelaksanaan fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan yang akan dilaksanakan dalam penyusunan kabinet Irwandi-Nova.

"Pertimbangan atas hal apa yang disampai pihaknya ini, didasarkan pada aspek agar terbangunnya sistem yang lebih fair dan objektif dalam proses pemilihan Kepala SKPA," demikian ditegaskan Ketua Umum GETAR Aceh, Evanda kepada melalui siaran persnya, Rabu (25/10/2017), di Banda Aceh.

Sebab, lanjutnya, jika kepala dinas yang saat ini masih menjabat dan kemudian ikut serta kembali dalam proses fit and proper, bukan tidak mungkin akan menggunakan jabatan yang melekat padanya guna mempengaruhi proses, baik dengan kekuasaan ataupun cara-cara lain, berupa praktek KKN lainnya.

Karenanya, kata Evanda, akan sangat baik, jika Gubernur Aceh menunjuk pejabat yang tak ikut fit and proper sebagai pelaksana tugas atau Plt, selama proses berlangsung. 

"Kita hanya ingin, semua tahapan dan mekanisme uji kepatutan berlangsung fair, jujur dan objektif," tandasnya.[*]

Baca Juga