Menuju Aceh Hebat, Disdik Aceh Latih Bidang Kejuruan Kepada 1.650 Pelajar SMK

BANDA ACEH - Berbagai terobosan terus dan sedang gencar-gencarnya dilakukan Dinas Pendidikan Aceh untuk mewujudkan visi-misi Pemerintah Aceh dibawah tampuk pimpinan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah periode 2017-2022. Program unggulan bidang pendidikan itu meliputi Aceh carong, Aceh Teuga dan Aceh Meuadab.

Tidak terkecuali pembinaan terhadap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di provinsi ujung barat Indonesia ini. Apalagi, dibawah tampuk pimpinan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, sangat memprioritaskan pendidikan sekolah kejuruan menjadikan sumberdaya manusia yang handal, profesional serta berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Itu sebabnya, Dinas Pendidikan Aceh melatih pelajar SMK di seluruh Aceh guna memiliki keahlian, sehingga lulusan sekolah kejuruan di Aceh nantinya siap pakai di dunia usaha maupun dunia industri (DUDI), dengan menurunkan alat praktik bergerak Mobil Training Unit (MTU) yang dilengkapi dengan alat praktikum ke sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh melalui Penanggungjawab Teknis Kegiatan Pelatihan Mobil Training Unit (MTU) pada Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Zulkarnaini, menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keahlian siswa-siswi sesuai bidang yang digeluti peserta didik di sekolah.

"Tahun ini ada 1.650 siswa SMK di seluruh Aceh yang kita latih kompetensi keahlian menggunakan tiga unit Mobil Training Unit (MTU)," ujar Zulkarnaini, Jum'at (06/10/2017).

Ia menyebutkan, masing-masing MTU melatih berbagai kompetensi keahlian. MTU 1 melatih empat kompetensi keahlian yaitu bricklaying (batu beton), cabinet making (mebel), joinery (kontruksi kayu), plumbing (pemipaan).

MTU II tiga kompetensi keahlian terdiri dari elektronika komunikasi teknologi informasi dan listrik instalasi. Sedangkan MTU III melatih empat kompetensi keahlian meliputi, teknik kendaraan ringan, teknik sepeda motor, teknik pengelasan dan teknik motor tempel.

"Pelatihan ini kita maksudkan untuk 30 SMK se-Aceh di tahun 2017 ini. Dan setiap MTU dibagi dalam 10 angkatan. Hal ini tidak lain dan tidak bukan untuk mewujudkan Aceh carong, Aceh Teuga dan Aceh Meuadab, sehingga Aceh menjadi hebat," sambung Zulkarnaini.

Hingga Oktober 2017 ini, lanjut Zulkarnaini, Dinas Pendidikan Aceh telah melatih tujuh angkatan atau sudah sebanyak 21 SMK dengan jumlah siswa yang dilatih mencapai 1.155 siswa-siswi di seluruh Aceh.

Selain itu, tambah Zulkarnaini, dalam pelatihan yang dilaksanakan selama 15 hari di masing-masing SMK di Aceh itu, pihaknya akan menilai peserta terbaik. Untuk terbaik I di masing-masing kompetensi keahlian akan dilakukan pelatihan dan magang lanjutan ke tingkat nasional dan ataupun internasional.

"Sebagai contoh pada tahun ini, pertengahan bulan Oktober, siswa yang berprestasi akan kita kirimkan pelatihan dan magang ke Netherlands, Belanda. Dalam hal ini juga sudah dilakukan penandatanganan MoU antara Pemerintah Aceh dengan pihak Innovam Indonesia Global, di Medan, Sumatera Utara, pada 26 September 2017 lalu," tambahnya.[*]

Baca Juga