Perisai Berkarya Menilai Pemuda Terseok-seok

JAKARTA - Patriot Organisasi Pagar Negeri (Perisai) Partai Berkarya menilai pemuda kini terseok-seok dan tidak bisa bersatu. Pemuda kini tak tuntas mengurus dirinya sendiri jadi tak ada lompatan keluar diri mereka untuk mengurus bangsa.

"Contoh nyata adalah KNPI yang sampai terpecah jadi tiga kubu. Lalu disaat sebagian bergerak untuk rakyat, sebagian lagi malah memisahkan diri dengan bikin kegiatan sendiri beruba kegiatan jambore," ujar Tri Joko Susilo, SH, Ketua Umum DPP Perisai Berkarya kepada LintasAtjeh.com, Sabtu (28/10/2017).

Dikatakannya, Perisai Berkarya sendiri melihat semangat mengabdi, bertanggungjawab, semangat membela bangsa diatas kepentingan kelompok memudar dikarenakan rasa ikhlas dan patriotisme memudar. Mereka kelelahan memikul narasi kepemudaan yang ingin membuat negeri ini terbebas dari kepentingan rakus sebagian kelompok

"Kami berharap kaum muda, kurangi audensi-audensi, kurangi selfie-selfie, tapi bangun kesadaran anak bangsa atas kebaikan negerinya dan menjadi match maker atau meelting pot dari segala kepentingan kelompok sepuh di negeri ini. Damaikan yang sepuh-sepuh itu untuk selesaikan persoalan emosi, untuk bersatu segera selamatkan negeri ini," sebutnya.

"Harusnya kaum muda melakukan muhibah perdamaian ke tokoh-tokoh bangsa, sampaikan bahwa mereka sudah bersatu dan mengajak para senior di puncak pengambilan negeri untuk juga bersatu. Kedepankan sikap halus untuk mengobrol dengan semua elemen dan ormas demi kehidupan guyub, tenang, seperti sebelum masa 1998," imbuh Tri Joko Susilo.

Dijelaskannya, Perisai Berkarya sendiri sebagai organisasi yang diisi anak-anak muda tak henti-hentinya melakukan muhibah perdamaian ke senior-senior lintas elemen bangsa untuk urun rembug dalam membangun ekonomi kerakyatan.

"Gerakan persaudaraan harus digulirkan oleh elemen muda untuk menyatukan hati mereka sekaligus menyatukan negeri ini. Pemuda harus bersemi kembali, semangat bersatu antar elemennya. Untuk itu diperlukan kedewasaan dan kesadaran mereka, siapapun yang masih bermain kasar di dalam mengurus perkumpulan organisasi kepemudaan dia bukan pemuda dan musuh nyata persatuan. Berarti dia bergerak untuk dirinya dan dia musuh kita," tegas Tri Joko Susilo.

Masih kata dia, Perisai Berkarya berharap agar KNPI sebagai organisasi resmi yang diakui pemerintah sebagai suara pemuda mampu memainkan perannya, lebih teknis lagi tidak bersifat Event Organizer. Saya mengajak kaum muda untuk tak percaya jumlah, tapi sedikit saja kaum muda bergerak, maka tanda harapan di negeri ini akan menyala.

"Perisai akan mengakomodasi jumlah yang sedikit itu, jumlah pilihan hasil seleksi alam yang kini direkrut Perisai Berkarya untuk bergerak nyata menggalang persatuan, berbagi kesadaran dan terlibat dalam kerja kerja riil ekonomi kerakyatan, bukan sibuk dengan aneka entertain isu-isu tak jelas dan perang mulut antar internal dan eksternal wadah perjuangan mereka. Salam Perisai Berkarya tanpa gaduh," pungkas Tri Joko Susilo.[Red]

Baca Juga