SPA dan FGMA Minta Bupati Pidie Tindak Tegas Oknum Camat dan Sekdes Laweung

PIDIE - Syekhy GAM, Ketua Umum Serikat Pekerja Aceh (SPA) dan juga sebagai Ketua Front Gerakan Marwah Atjeh (FGMA) meminta Bupati Pidie menindak tegas dan memutasi Camat Laweung dan Geuchik Tgk. Laweung yang dinilai telah mengabaikan laporan warganya.

Menurut Syekhy, hal tersebut dikarenakan bahwa Camat Laweung dan Geuchik Tgk. Laweung terkesan mengabaikan laporan masyarakatnya terkait permasalahan gampong. Sebab masalah itu kini berefek dengan terjadinya pemblokiran jalan yang merupakan akses masuk ke rumah warga oleh keluarga Geuchik Azhar Thayeb.

"Geuchik Azhar Tayeb dan istrinya yang bernama Zulaikha, saat ini telah ditahan Kejaksaan Pidie karena kasus penganiayaan terhadap warganya. Tindakan mereka sangat tidak etis dan menunjukkan sikap arogan terhadap warganya yang seharusnya mendapatkan pengayoman," ujar Syekhy kepada LintasAtjeh.com, Sabtu (14/10/2017).

Syekhy juga menceritakan bahwa warga Gampong Tgk. Laweung telah meminta Sekdes dan Camat Laweung untuk menyelesaikan atas tindakan pemblokiran tersebut dengan cara musyawarah. Namun Camat Laweung dan Sekdes terkesan tidak ada kepedulian atas permintaan warga dan bahkan bersikap memihak pada keluarga geuchik.

Oleh karena itu, sambung Syekhy, kami minta Abusyik, selaku Bupati Pidie untuk menindak tegas dan dimutasikan Camat Laweung yang bernama Fahmi, S.STP, M.Si. Karena Camat tersebut dapat mencoreng citra positif Abusyik sebagai Bupati Rakyat.

"Kami atas nama Lembaga SPA dan FGMA, meminta dengan sangat hormat kepada Bupati Pidie yang berkarakter pro rakyat supaya segera mengambil tindakan tegas terhadap Camat Fahmi dan Sekdes Gampong Tgk. Laweung," harapnya.[Red]

Baca Juga