HIPMI PT Aceh Setujui Pengunduran Diri Rahmat Asri Sufa

BANDA ACEH - Sekretaris Umum HIPMI PT Aceh, Syauqhi Abdullah membenarkan pengunduran diri Rahmat Asri Sufa dari kepengurusan HIPMI PT Aceh, Selasa (07/11/2017).

"Saya sudah menerima laporan tentang pengunduran diri Rahmat dan telah berkordinasi dengan ketua umum serta pengurus terkait hal yang diajukan. Kita semua setuju karena saat ini kita melihat Rahmat Asri Sufa tidak begitu aktif dalam kepengurusan, karena Rahmat sudah berdomisili di Medan," ujarnya kepada LintasAtjeh.com.

Dihelaskannya, terkait alasan pengunduran diri, ia tidak begitu mengetahui. Namun ketika pengunduran diri disampaikan setelah berkordinasi dengan pengurus, kita langsung menyetujui.

Ia hanya melihat selama ini Rahmat banyak berbicara di media tentang keputusan hasil Muscab BPC HIPMI Bireuen.

"Selama ini saya melihat banyak komentar yang disampaikan Rahmat di media, seharusnya pengurus HIPMI PT tidak ada hak dan kaitannya dengan keputusan Muscab BPC HIPMI Bireuen," sebut Sauqhi.

Jadi, tegas dia, ini harus dipisahkan karena memang tidak ada kaitannya apalagi dengan HIPMI PT Aceh. Ini jelas menimbulkan ketidaknyaman bagi kami pengurus HIPMI PT Aceh.

Sementara itu, Ridha Mafdhul selaku Ketua HIPMI PT Aceh mengatakan secepatnya akan mencari pengganti posisi Rahmat agar tidak mengganggu kepengurusan. Ia mengungkapkan, saat ini masih menunggu surat pengunduran diri dari Rahmat karena hal pengunduran disampaikan melalui telepon dan grup pengurus.

"Saya sudah sampaikan kepada sekretaris umum agar segera disiapkan surat balasan nantinya. Supaya kita segera bisa menggantikan posisi Rahmat," ungkap Ridha.

Dirinya berharap seluruh pengurus HIPMI PT Aceh dan pengurus kab/kota tidak berkomentar dan ikut campur terkait dinamika yang sedang dihadapi para senior HIPMI kab/kota pasca Muscab. Jadikan semua pembelajaran buat kedepan, pelajari dengan seksama tata caranya yang benar untuk dipedomani, yang salah jangan. Karena salah satu tujuan dibentuknya badan otonom ini sejak tanggal 15 Juni 2011 adalah sebagai motor penggerak dalam menopang proses recuitment dan kaderisasi pengusaha HIPMI.

"Biarkan para senior menyelesaikan permasalahannya. Kita menerima apapun keputusan terbaik yang diambil para senior," pungkas Ridha.[*]

Baca Juga