Kodim 0107 Aceh Selatan Gelar KB-Kesehatan kepada Persit dan Masyarakat

ACEH SELATAN - Memberikan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan pada ibu - ibu dalam meningkatkan kesehatan keluarga berencana merupakan keharusan dan suatu bentuk kepedulian TNI terhadap upaya menekan angka kematian ibu dan anak. 

Hal tersebut sudah menjadi program bidang teritorial tentang KB Kesehatan yang dilaksanakan dua kali dalam setahun yaitu semester I dan II. 

Kegiatan KB Kesehatan semester II tahun 2017 yang diselenggarakan Kodim 0107 Aceh Selatan bertempat di Aula Makodim, Desa Lhok Bengkuang Timur, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (02/11/2017). 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto, Kasdim 0107/Aceh Selatan Mayor Inf Ferdinand, para Danramil dan Babinsa jajaran Kodim Aceh Selatan beserta ibu Persit dan 2 orang masyarakat perwakilan tiap - tiap kecamatan serta Kepala Dinas perlindungan pemberdayaan perempuan anak dan keluarga berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Selatan Drs. Nuril Hadi M. Rasyid beserta dua anggota penyuluh. 

Dandim 0107 Aceh Selatan Letkol Kav Hary Mulyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa sangat mendukung program KB yang dicanangkan oleh pemerintah dan saat ini sedang gencarnya digalakkan KB di setiap kecamatan. 

"Kegiatan TNI KB-Kesehatan ini merupakan wujud kepedulian TNI untuk mencapai sasaran percepatan revitalisasi program KB Nasional secara optimal," ucap Dandim. 

Selain itu, sambung Dandim, KB Kesehatan yang diprogramkan TNI untuk membantu mengendalikan laju pertumbuhan penduduk yang seimbang serta mengatur waktu kehamilan dan menekan angka kematian ibu dan bayi. 

"Tidak perlu ditakuti dengan program KB ini, bukan untuk menghambat melahirkan anak, namun hanya untuk mengontrol dan memelihara kesehatan alat reproduksi," tutup Dandim. 

Kepala DP3AKB Drs. Nuril Hadi M. Rasyid dalam sambutannya menyampaikan sangat berterimakasih kepada TNI atau Kodim 0107/Aceh Selatan yang sudah bekerjasama untuk menggalakkan program KB Kesehatan. 

Sementara itu, Elvi Zulfira, S.ST, M.Kes salah satu staf DP3AKB yang merupakan pemateri dalam kegiatan KB Kesehatan Kodim 0107/Aceh Selatan mengatakan, sosialisasi program KB-Kesehatan dilaksanakan untuk memberikan pemahaman agar pasangan suami istri dapat merencanakan kapan mulai mempunyai anak berapa jumlah dan berapa jarak antara satu anak dengan yang lainnya. 

"Kapan sebaiknya tidak menambah jumlah anak lagi agar supaya buah hati yang dilahirkan diharapkan akan menjadi anak yang sehat dan kuat," terangnya. 

"Menekan angka kematian ibu dan bayi akibat hamil di usia yang terlalu muda atau terlalu tua serta memelihara kesehatan alat reproduksi," timpal Elvi. 

Lebih lanjut Ia menyatakan, program KB kesehatan ini adalah usaha merencanakan jumlah dan jarak kelahiran dengan memakai sistem Kontrasepsi.

"Jenis-jenis kontrasepsi diantaranya dengan cara mengonsumsi PIL KB, suntikan 1 dan 3 bulan, Inplant, AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim) serta Kondom," tutupnya.[FA]

Baca Juga