Panglima TNI akan Anugerahi Pangkat Luar Biasa Kepada 58 Prajurit Pembebas Sandera di Tembagapura

TEMBAGAPURA - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo akan memberikan anugerah kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Prajurit TNI yang berhasil melakukan operasi pembebasan sandera di Tembagapura, Papua. Sedikitnya 58 prajurit dari berbagai satuan akan menerima KPLB.

"Ada 58 prajurit yang nanti akan menerima penghargaan kenaikan pangkat luar biasa," kata Kapendam Cenderawasih Kolonel (inf) M Aidi di Tembagapura, Papua, Minggu (19/11).

Gatot beserta rombongan sudah tiba di Timika, Papua sejak Sabtu (18/11) sekitar pukul 23.24 WIT. Setelah bermalam di Timika, Gatot langsung menuju ke Tembagapura.

Perjalanan ke Tembagapura ditempuh menggunakan helikopter MI milik PT Freeport dari Bandara Mozes Kalingin, Timika. Helikopter selanjutnya menuju ke Bandara Aing Bugin Tembagapura.

Gatot bersama rombongan dijadwalkan memberi anugerah KPLB kepada 58 prajurit di Utikini, Tembagapura.

Hadir pada acara ini, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni, Pangdivif-1 Kostrad Mayjen TNI Ainurrahman, dan Pangdivif-2 Kostrad Mayjen TNI Agus S.

Sebelumnya, warga dua desa di Tembagapura akhirnya berhasil dibebaskan dari jerat kelompok kriminal bersenjata. Tim yang dibuat TNI dari berbagai satuan itu berhasil menguasai kedua desa hanya dalam waktu 78 menit.

Aidi mengatakan, tim gabungan dari 13 personel Parako Kopassus, 30 personel Yonif 715/Raider, dan Taipur Kostrad bersama mengepung dua desa, yakni Kimbely dan Banti. Kedua tim bergerak mulai pukul 04.17 WIT menuju ke posisi yang sudah ditentukan sambil menunggu aba-aba.

"Pada waktu yang dikoordinasi pada Jam “J” pada pukul 07.00. Pasukan mulai bergerak ke arah posisi Kelompok KKB yang sedang berkumpul. 07.45 WIT suara ledakan dibunyikan dan seluruh anggota sniper langsung melakukan penyerangan kepada KKB sedang berkumpul di kandang babi di daerah Utikini," kata Aidi dalam keterangannya, Jumat (17/11).[Kumparan]

Baca Juga