Guru Besar Unsyiah dan Bupati TS Hadir di Seminar Nasional Poltas

ACEH SELATAN - Politeknik Aceh Selatan (Poltas) menyelenggarakan Seminar Nasional Teknologi Rekayasa (SNTR) ke-4 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Aceh Selatan, di Rumoh Agam Jalan Nyak Adam Kamil, Tapaktuan, Sabtu (02/12/2017).

Bupati H.T. Sama Indra membuka secara resmi kegiatan SNTR, dengan mengangkat tema "Pengaruh Industri Kelautan dan Perikanan dalam Pengembangan Pembangunan Daerah".

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Sekda Nasjuddin, Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan Unsyiah Prof. Dr. Muchisin Z.A.S,Pi. M.s.c, Ir. Eko Julianto, M.Sc.M, Direktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Direktur Poltas Dr. M.Ilham Maulana, ST, MT, Forkopimda dan para tamu undangan lainnya.

Bupati H.T.Sama Indra dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada pemateri/narasumber SNTR Poltas ke-4 dalam rangka memperingati Dies Natalis Poltas ke-4 dan peringatan Hari Jadi Kabupaten Aceh Selatan ke-72.

Lebih lanjut, Bupati TS mengatakan Kabupaten Aceh Selatan memiliki luas mencapai 4.185.56 km atau 418.556 ha dan memiliki potensi yang cukup untuk dapat berkembang dan maju

"Pemerintah Aceh Selatan mendukung sepenuhnya beberapa perguruan tinggi yang ada dan resmi beroperasi saat ini. Keberadaan Politeknik Aceh Selatan berharap dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dalam penguasan teknologi," sebutnya.

Ia menambahkan, kegiatan seminar dengan sub tema tersebut sangat penting untuk dilaksanakan dalam rangka menyampaikan hasil-hasil penelitian, serta sebagai sarana tukar menukar informasi dan pengetahuan terkini, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.

"Topik seminar yang diangkat kali ini sangat menarik karena implementasi dan inovasi teknologi sesuai dengan potensi daerah," ungkapnya.

"Saya berharap seminar ini akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang bernas dan jernis tentang penerapan teknologi yang diperlukan untuk meningkatkan kemandirian dan kemampuan lembaga pendidikan dalam percepatan pembangunan, pemanfaatan hasil alam di bidang kelautan, perikanan dan produk turunnya serta kesiapan menghadapi tantangan global yang semakin keras," harap Bupati TS.

Sebelumnya Direktur Poltas Dr. M.Ilham Maulana, ST, MT, mengatakan Aceh Selatan merupakan suatu kabupaten yang langsung berbatas dengan samudra pasifik, memiliki garis pantai mencapai 194 km. Suatu potensi luar biasa yang diberikan oleh Allah SWT kepada masyarakat.

"Masalahnya adalah bagaimana harus mampu memamgaatkan potensi yang luar biasa ini dengam bijaksana dan tepat guna sehingga mampu memberikan kesejahtraan kepada masyarakat," ujarnya.


"Banyak hasil penelitian yang tersebar di berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian di seluruh pelosok tanah air baik di level universitas maupun vokasi, termasuk teknologi di bidang kelautan dan perikanan yang belum disosialisasikan dan diaplikasikan secara optimal," katanya.


Dikatakannya, momen seminar kali ini menjadi sangat khusus dan istimewa dengan hadirnya Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala, Direktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya dan lainnya.


Ia juga menghaturkan apresiasi yang amat dalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dengan penyelenggaraan SNTR ke-4 2017, khususnya seluruh peserta yang terdiri dari doktor dan master di berbagai bidang ilmu.

"Kehadiran bapak ibu merupakan penghargaan yang luar biasa tidak hanya bagi Poltas, namun juga seluruh masyarakat Aceh Selatan," ungkapnya.

Lebih lanjut, pada tahun ini ada sebanyak 70 pemakalah yang berasal dari Univesitas Syiah Kuala, Universitas Samudra Langsa, UTU, STT Harapan Medan dan Politeknik Aceh.
"Kami berharap hasil seminal SNTR akan digabungkan menjadi suatu prosiding nantinya dan dapat menjadi ide, kreativitas yang mampu memberikan masukan inspirasi bagi pengembangan dunia pendidikan dan teknologi untuk pembangunan Aceh Selatan serta memperkaya khasanah pengetahuan," harap M.Ilham Maulana.[FA]

Baca Juga