Aswaja Dikukuhkan, Ini Pesan Bupati Aceh Timur!

ACEH TIMUR - Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H. M. Thaeb berharap besar, semoga para pengurus Aswaja Kecamatan dan Kabupaten Aceh Timur yang baru saja dilantik dapat melaksanakan tugas dengan baik. Aswaja merupakan singkatan dari Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang memiliki pengertian sebagai komunitas orang-orang yang selalu berpedoman kepada Sunnah Nabi Muhammad SAW.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus Haraqatu Sunniyah Ahlu Sunnah Wal Jama'ah (Aswaja) tingkat kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur, Selasa (16/01/2018), di Ruang Sidang Paripurna Kantor DPRK Aceh Timur, Idi Rayeuk.

Dijelaskannya, sejarah Aswaja berawal dari kehidupan sosial politik sejak masa Pemerintahan Sayyidina Ali yang memiliki pengikut fanatis. Kemudian memiliki saingan serta menjadikan kaum muslim terbagi dalam 3 golongan yang bertambah dengan munculnya Jabariyah dan kemudian disaingi Aliran Qodariyah dimana berkembang menjadi Aliran Mu'Tazilah.

"Seorang pembesar Mu'tazilah kemudian  keluar dari paham Mu'tazilah dan membentuk aliran baru yang mengembalikan pada prinsip ajaran Nabi. Inilah paham Aliran Aswaja yang kemudian berkembang ke seluruh penjuru dunia termasuk ke Indonesia," terang Bupati Aceh Timur yang akrab disapa Rocky dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan tausyiah oleh Ulama Kharismatik Dewantara, Tgk. H. Mustafa Ahmad alias Abu Paloh Gadeng yang intinya memberitahu bahwa Aswaja memiliki 4 prinsip dasar mencakup 4 bidang kehidupan yaitu Aqidah, Istinbath, Al Hukm Tasawwuf dan Sosial Politik.

"Aswaja memiliki 5 nilai mulia yang dalam organisasi NU diistilahkan sebagai Mabaadi Khairi Ummah yaitu At Tawassuuth, Al I'tidal, At Tasamuh, At Tawazun dan Amar Ma'Aruf Nahi Munkar," sebut Abu Paloh Gadeng.

Untuk melaksanakan fungsi-fungsi, lanjutnya, ada kewenangan yang diberikan kepada pengurus Aswaja yaitu memberikan himbauan kepada masyarakat tentang pelaksanaan ibadah pengajian, tata cara peribatan baik dalam pengajian maupun kegiatan agama lainnya. Serta melaksanakan dan mengamalkan ajaran agama Islam sesuai dengan pemahaman Ahlusunah Waljamaah yang bermazhab Syafi'i.

"Kami yakin dengan semangat dan profesional yang tinggi, bahu membahu bekerjasama dan sama-sama bekerja, Insya Allah lembaga Aswaja akan tampil di masa akan datang dan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari," terangnya.

"Kita berharap kedepannya agar semua pihak dapat membantu lembaga Aswaja sehingga kinerja lembaga ini dapat terus meningkat dalam mensyiarkan agama Islam," harap Abu Paloh Gadeng.

Acara diakhiri dengan pembacaan do'a yang dipimpin oleh Tgk. H. Muhammad Ali alias Abu Paya Pasi yang juga Pimpinan Dayah Bustanul Huda.

Berikut Pengurus Haraqatu Sunniyah Ahlu Sunnha Wal Jamaah Kabupaten Aceh Timur:

Ketua: Tgk. Fakhrurrazi alias Abi Padang Kasah.

Wakil Ketua: Tgk. Fadhil Al Dina alias Abiya Idi Cut.

Sekretaris Jendral: Tgk. Aiyub Sami.

Bendahara: Tgk. Iskandar, SE alias Sarong.

Wakil Bendahara: Tgk. Muzakir Idi Tunong dan Tgk. Zulkifli alias Cut Abang.[Tzl]

Baca Juga